Pilkada Padang Pariaman, Suhatri Bur-Rahmang Deklarasikan Kemenangan -->

Pilkada Padang Pariaman, Suhatri Bur-Rahmang Deklarasikan Kemenangan

Minggu, 13 Desember 2020, 19:17



Padang Pariaman, Rakyatterkini.com - Momen yang ditungu-tunggu akhirnya datang. Deklarasi pasangan calon bupati dan wakil di Padang Pariaman, yang optimis telah unggul pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 9 Desember 2020. Mereka adalah paslon bupati dan wakil bupati nomor urut 1, Suhatri Bur-Rahmang.


Tim pemenangan pasangan calon (paslon) nomor urut 1 Suhatri Bur–Rahmang secara resmi mengumumkan kemenangan sebagai bupati dan wakil bupati periode 2021-2026.


Tim Pemenangan paslon 1 berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada  Suhatri Bur-Rahmang, sehingga menjadi pemenang pilkada Padang Pariaman 2020,” ujar Ketua Umum Tim Pemenagan Mahyuddin H Enek, Minggu (13/12) di Posko Utama paslon 1, Limpato Patamuan.


Mahyuddin mengatakan, timnya sengaja mewakili Suhtari Bur-Rahmang untuk mengumumkan kemenangan diraih berdasarkan hasil C1 pleno di masing masing kecamatan.


“17 kecamatan yang ada di Kabupaten Padang Pariaman, 10 kecamatan Suhatri Bur-Rahmang unggul dari dua pasangan lainya,” kata dia.


Terkait hal ini, Suhatri Bur–Rahmang diunggulkan sebagai pemenang Pilkada 2020 dengan perolehan suara 40,6 persen.


Dalam konferensi pers tersebut, Mahyuddin menyampaikan tiga poin. Pertama, tim pemenangan berterimakasih kepada seluruh masyarakat Padang Pariaman yang telah berikan kepercayaan kepada paslon 1 sehingga menjadi pemenang pilkada 2020.


Kedua, Tim Pemenangan Suhatri Bur-Rahmang tetap menghormati hasil perhitungan pemilu oleh KPU dan Tim Pemenangan mengajak masyarakat untuk menunggu hasil resminya.


Poin ketiga, tim pemenangan berterimakasih kepada seluruh masyarakat Padang Pariaman yang berpartisipasi dalam pemilihan kepala daerah kali ini.


Sementara Suhatri Bur menambahkan, ketika selesai melaksanakan pemungutan suara 9 Desember 2020, Alhamdulillah malamnya pihaknya sudah mendapatkan rekapitulasi penghitungan suara dan hardcopy C1 di TPS. Sebab kita mempunyai 2 saksi per TPS. 1 saksi di dalam TPS, 1 orang saksi lagi di luar TPS.


Makanya, pihaknya sudah mendapatkan perhitungan keseluruhan perolehan suara di Padang Pariaman, Rabu (9/12) malam. Yakni sebanyak 40,6 persen dari seluruh surat suara yang memilih Suhatri Bur-Rahmang.


“Kita sudah memiliki keyakinan (unggul perolehan suara, Red) sejak Rabu malam (9/12) itu. Sebab kita yakin data kita real karena saksi memoto langsung C1 plano, serta membawa hardcopy C1 kecil. Saksi kita yang membawa C1, sebelumnya sudah kita latih dan kita bekali melalui setiap koordinator kita yang ada di nagari, sehingga mereka bertanggung jawab dan teliti,” ujar Suhatri Bur.


Dari hasil itu, pihaknya juga tahu perolehan suaranya unggul dari kandidat lainnya. Tapi, pihaknya tidak berani hari itu (deklarasi), karena adanya real count di situs website KPU. 


"Meskipun, sejak awal input di situs KPU sampai sekarang kita menempati perolehan suara tertinggi,” ungkap mantan Ketua KPU Padang Pariaman tersebut.


Pihaknya lebih memilih mengedepankan berlangsugnya proses rekapitulasi data hingga tingkat kecamatan. Minggu (13/12), pihaknya memutuskan untuk mendeklarasikan kemenangan, karena memang sudah memperoleh rekapitulasi suara dari seluruh kecamatan di Padang Pariaman.


“Namun, alhamdulillah kekurangan lima suara kita tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap persentase perolehan suara keseluruhan kita. Jika sebelumnya 40,6, turun sedikit menjadi 40,59. Artinya, kalau pembulatan tetap saja 40,6 persen,” hematnya.


Dalam kesempatan itu, Suhatri Bur mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Padangpariaman di ranah dan rantau. Baik yang berpartisipasi langsung untuk mendukungnya selama proses jelang pemilihan, ataupun yang mendukung dengan datang ke TPS.


“Alhamdulillah, di era pandemi Covid-19 ini pemungutan suara di Padang Pariaman juga berjalan aman, lancar, dan terkendali. Tidak ada hal-hal yang sifatnya mengganggu dan merusak demokrasi di Padangpariaman."


Ia juga mengaku bangga dan berterima kasih kepada KPU dan Bawaslu Padang Pariaman. Sebab berkat kerja keras kedua lembanga tersebut, Pilkada berjalan aman dan lancar di masa pandemi Covid-19. “Semoga kerja baik KPU dan Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilihan ini menjadi ladang ibadah,” ucapnya.


Tidak lupa ia juga berterima kasih kepada media. Menurutnya, media juga sangat berperan dalam menyukseskan Pilkada Padang Pariaman, serta langkahnya bersama Rahmang untuk mendapatkan kepercayaan memimpin Padang Pariaman.


“Teman-teman media selama ini meliput kegiatan kita dan mengeksposnya sesuai aturan yang berlaku selama masa pilkada. Apa yang kita raih saat ini, tentunya juga tidak terlepas dari dukungan teman-teman media,” katanya.


“Mari kita bersatu kembali dengan mengenyampingkan perbedaan. Biduak lalu kiambang batawuik. Saatnya kita bersama-sama membangun Padang Pariaman ke depannya. Saya yang diamanahkan untuk Padangpariaman 5 tahun ke depan, mengajak masyarakat ranah dan rantau bersatu, kita kawal jalannya roda pemerintahan,” ajaknya.


Sebab, ia memastikan bakal selalu melibatkan, memperhatikan masukan dan aspirasi masyarakat, dalam setiap pembentukan kebijakan. Terlebih kebijakan yang bersifat prinsip. “Harapan kita, dengan begitu pembangunan dan program berjalan dengan aman dan lancar di Pemkab Padangpariaman,” katanya.


Jika itu terwujud, ia optimis Padang Pariaman akan memiliki good and clear government ke depannya. “Kita akan selalu memberikan reward kepada masyarakat serta pejuang pemerintahan daerah yang berjibaku memajukan daerah. 


Sebab itulah yang melatarbelakangi lahirnya visi kita. Padang Pariaman religius, unggul berkelanjutan, sejahtera dan berbudaya, yang muaranya Padang Pariaman Berjaya.  (Suger)

TerPopuler