Pedagang Pertanyakan Kios Baru, Kadis Perindagkop: Pemegang Kartu Kuning Diutamakan -->

Pedagang Pertanyakan Kios Baru, Kadis Perindagkop: Pemegang Kartu Kuning Diutamakan

Selasa, 01 Desember 2020, 19:10



Pariaman, Rakyatterkini.com  -  Pedagang Pasar Pariaman mempertanyakan hak mereka untuk mendapat kios baru di pasar tersebut.


Warsilah, (42), pedagang mengaku dirinya kehilangan hak-hak nya untuk menjajakan daganganya di pasar tersebut.


"Saya berdagang di pasar ini sudah hampir 12 tahun menghuni kios di pasar. Hingga saat ini saya mengelar dagangan di kios penampungan," ujarnya, Selasa (1/12/2020).


Pada tahun 2021 mendatang, kata dia, pedagang yang mempunyai kartu kuning akan menempati kios baru di pasar yang sedang dibangun oleh pemerintah itu.


Pada umumnya, pedagang aktif di pasar tersebut berstatus kontrak dengan pihak ketiga. Artinya, pedagang aktif mengontrak kios pasar itu kepada pihak orang yang memilki kartu kuning dari pemerintah.


"Pihak pemerintah setempat memprioritaskan bagi pedagang pasar yang memiliki kartu kuning untuk mendapatkan kios pasar yang baru dibangun itu," ujarnya.


Ia menambahkan, sebagai pedagang aktif dengan status kontrak kios belum menemukan jawaban pasti akan mendapatkan kios di pasar yang baru dibangun itu. 


Pedagang yang mengandalkan kehidupan di Pasar Pariaman tersebut tentu perlu diperhatikan. Sehingga pembangunan pasar tersebut bukan menjadikan pedagang kehilangan hak dan dirugikan, tapi sebaliknya pembangunan pasar tersebut haruslah memberikan keuntungan kepada pedagang.


Sementara Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit mengatakan, pasar Pariaman ditargetkan Februari 2021 selesai pembangunan revitalisasi


"Pembangunan pasar Pariaman saat ini dalam tahap finishing, mudah-mudahan pada Februari 2021 pedagang yang memegang kartu kuning segera didata oleh pihak kami," kata Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman, Gusniyeti Zaunit.


Menurut Gusniyeti, kondisi  bangunan pasar Pariaman pada saat ini memiliki  luas lahan 4.546 M dan luas bangunan 4.500 M. Terdiri dari II lantai, lantai I sebanyak 153 kios, lantai II 205 kios serta los sebanyak 5 unit dengan menampung sekitar 210 pedagang sudah berada pada tahap finishing.


Ia menyebutkan, pekerjaan pasar pada tahap finishing itu, pihaknya akan segera mendata pedagang yang telah mengatongi kartu kuning. 


"Semua pedagang tersebut adalah prioritas. Kita tidak ingin merugikan hak pedagang, namun yang diutamakan adalah pemegang kartu kuning," kata Gusniyeti. (sgr)

TerPopuler