Kembangan Pariwisata, Pemko Pariaman Gelar FGD Pendataan Hotel dan Wisata Alam -->

Kembangan Pariwisata, Pemko Pariaman Gelar FGD Pendataan Hotel dan Wisata Alam

Senin, 14 Desember 2020, 16:11



Kota Pariaman, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kota Pariaman, melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Pendataan Hotel, Homestay, Restoran dalam Pengembangan Pola Perjalanan Wisata Alam Kota Pariaman Tahun 2020. 


Walikota Pariaman, Genius Umar, Senin (14/12/2020) mengucapkan terima kasih kepada Disparbud dan peserta yang telah menyelanggadaran dan hadir pada FGD ini.


“Hari ini kita melaksanakan FGD Pendataan Hotel Pendataan Hotel, Homestay, Restoran dalam Pengembangan Pola Perjalanan Wisata Alam Kota Pariaman Tahun 2020. Ini merupakan salah satu kegiatan yang penting untuk memajukan pariwisata. Karena dengan kesepakatan yang sama, saya yakin kita bersama bisa memajukan pariwisata di Kota Pariaman, “ungkapnya.


Pariwisata saat ini menjadi salah satu tren yang berkembang cukup pesat dan dianggap sebagai industri yang cukup menjanjikan, alasannya karena pariwisata memiliki banyak manfaat bagi masyarakat juga negara baik dari segi ekonomi, budaya, lingkungan, pengetahuan, dan lainnya. 


Membangun branding destinasi pariwisata kelas dunia, nasional, atau lokal memang tidak mudah, apalagi dalam situasi seperti saat ini, dimana pandemi Covid-19 melanda seluruh negara di dunia, dan dampaknya sangat nyata, tingkat perekonomian dunia saat ini anjlok, menurun drastis, dan ini akan menjadi dampak yang buruk kalau tidak segera dibenahi. 


Ia berharap dengan adanya FGD ini, akan menjadi penambah ilmu pengetahuan dan penyatuan persepsi tentang pengelolaan kepariwisataan yang terstruktur dengan baik, apalagi saat ini pandemi Covid-19 masih melanda negara kita, untuk itu agar kita tetap melaksanakan protokol kesehatan dalam setiap beraktivitas.


Sementara itu Kepala Disparbud Kota Pariaman, Dwi Marhen Yono usai mengatakan citra suatu destinasi sangat dipengaruhi oleh akses, atraksi, amenitas, dan akcillary (penunjang dan jasa), dimulai sejak kedatangan wisatawan, selama beraktifitas di destinasi, dan kembali ke daerah atau negara asalnya. 


Pengalaman selama beraktivitas di destinasi pariwisata akan menjadi faktor penentu apakah suatu destinasi pariwisata akan berhasil atau gagal di kemudian hari. Oleh karena itu, suatu destinasi pariwisata perlu dikelola secara profesional agar wisatawan merasa puas dan senang saat kembali ke daerah atau negara tempat tinggalnya.


Kota Pariaman saat ini menjelma menjadi tujuan wisatawan domestik, tetapi belum menyatukan persepsi tentang hal tersebut. Semoga setelah mengikuti FGD ini, semua dapat seayun selangkah, sabiduak sadayuang, dalam mendorong kemajuan pariwisata Kota Pariaman, agar dapat menjadi Kota tujuan wisata yang betul-betul menarik untuk dikunjungi. (Sgr)

TerPopuler