Cegah Penyebaran Covid-19 di Libur Tahun Baru, Bupati Pasaman Barat Keluarkan Edaran -->

Cegah Penyebaran Covid-19 di Libur Tahun Baru, Bupati Pasaman Barat Keluarkan Edaran

Rabu, 30 Desember 2020, 12:34
Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto didampingi Forkopimda di Media Center Covid-19 Pasaman Barat.


Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Dalam rangka pencegahan penyebaran Covid-19, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto mengeluarkan surat edaran dengan Nomor: 200/224/Kesbangpol/XII/2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 pada Libur Tahun Baru 2021.


Surat edaran itu ditujukan kepada Forkopimda Pasaman Barat, Kepala/ pimpinan instansi vertikal, kepala/pimpinan BUMN dan BUMD, Kepala OPD se-Kabupaten Pasaman Barat, Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Pasaman Barat, pengurus rumah ibadah, pengelola tempat wisata, pimpinan hotel, kafe, restoran/sejenisnya dan masyarakat Pasaman Barat.


Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 pada masa libur awal tahun 2021, Bupati Pasaman Barat mengimbau kepada unsur tersebut diatas agar pertama, mengimbau kepada seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk tidak mengadakan perayaan pergantian tahun baru masehi 2021 yang menyebabkan kerumunan dan keramaian dalam rangka pengendalian dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).


Kedua, kepada aparat keamanan diminta untuk meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap tempat-tempat yang berkemungkinan dilakukan kegiatan poin 1 terkait perayaan tahun baru masehi 2021.


Ketiga, mengimbau kepada masyarakat agar selama libur sedapat mungkin berada dan beraktivitas di rumah dan tidak melakukan perjalanan dan kegiatan luar rumah kecuali untuk kegiatan mendasar atau mendesak serta dilarang bermain mercon/ petasan/ membakar kembang api dan meniup terompet pada masa pergantian tahun.


Keempat, mengimbau pemilik, penanggungjawab/ pengelola rumah ibadah, tempat wisata, atau fasilitas publik lainnya mengawasi dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 oleh pengunjung diantaranya menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan atau keramaian serta menutup usahanya paling lamvat Pukul 02:00 WIB.


Kelima, Camat, Wali Nagari bersama Forkopimcam dan Babinsa/Bhabinkantibmas melakukan pengawasan dan penegakan disiplin pertama dan kedua tersebut di atas. (Robi)

TerPopuler