Pengabdian Masyarakat, Lima Dokter Periksa Kesehatan Anak Panti -->

Pengabdian Masyarakat, Lima Dokter Periksa Kesehatan Anak Panti

Rabu, 18 November 2020, 16:15



Padang, Rakyatterkini.com - Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang melakukan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Muhammadiyah Anduriang, Padang. Dalam kegiatan itu, tim juga mengedukasi penghuni panti dalam menghadapi era normal.


Kegiatan yang berlangsung selama dua hari itu, 7-8 November, juga melakukan pemeriksaan buta warna, golongan darah, dan hemoglobin. Anak-anak panti sangat antusias dan sedang mendapatkan pemeriksaan kesehatan tersebut.


Ketua tim pengabdian masyarakat, Dr.dr. Aisyah Elliyanti, SpKN(K), M.Kes, pada Singgalang, Rabu (18/11/2020) menuturkan dalam kegiatan itu tim melakukan penyuluhan dengan topik menjaga kesehatan di era new normal, yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan.


Untuk pemeriksaan hemoglobin dilakukan dengan alat pemeriksa Hb digital, pemeriksaan golongan darah dengan metode forward grouping menggunakan antisera A,B dan AB dan pemeriksaan buta warna menggunakan metode ishihara.


Dalam edukasi dilakukan di ruang terbuka dengan menggunakan poster atau gambar serta didampingi beberapa narasumber, untuk memberikan penjelasan kepada anak.


"Pelaksanaan edukasi selalu menerapkan protokol kesehatan. Anak tetap memakai masker, narasumber menggunakan masker dan faceshield, dan menjaga jarak, "ujar Dr. Aisyah, didampingi para dokter spesialis lainnya.


Begitu juga pemeriksaan darah, anak-anak memasuki ruangan pemeriksaan satu persatu dan dalam ruangan ada tiga  petugas yang masing-masing memeriksa kadar Hb, golongan darah dan buta warna.


"Setiap anak kita beri masker, dan petugas yang melakukan pemeriksaan menggunakan masker, faceshield, dan handschoen, "ujar dr. Aisyah.

 

Dalam kegiatan itu, Dr. Aisyah, didampingi Dian Pertiwi, MS, Dr. dr. Hendriati, SpM(K),

dr. Rina Gustia, SpKK, dr. Zelly Dia Rofinda, SpPK(K), Dra. Elmatris, Sy. MS, dr. Elfira Yusri, SpPK.


Dikatakan, sebelum melakukan pemeriksaan kesehatan, tim terlebih dahulu memberikan penyuluhan tentang bagaimana menghadapi kondisi new normal dimasa pandemi covid-19.


"Pada penyuluhan tersebut kami melakukan edukasi tentang menjaga kebersihan personal dan lingkungan terutama di dalam lingkungan panti yang diisi 21 anak panti, "ujarnya.


Dari sebanyak 21 penguni panti yang semuanya berjenis kelamin laki laki dengan umur berkisar 10-19 tahun tidak ditemukan kondisi buta warna. (gp)

TerPopuler