Pandemi Covid-19 tak Surutkan Langkah Forum Anak Pasbar Berkreativitas -->

Pandemi Covid-19 tak Surutkan Langkah Forum Anak Pasbar Berkreativitas

Kamis, 12 November 2020, 19:48
Kepala DP2KBP3A Pasbar, dr. Hj. Anna Rahmadia memberikan hadiah kepada pemenang lomba poster bertemakan Covid-19.


Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Pandemi Covid-19 tidak menyurutkan langkah Forum Anak Kabupaten Pasaman Barat untuk terus berkreativitas dalam rangka peningkatan sumber daya manusia sekaligus aktualisasi diri. 


Dalam rangkaian peringatan Hari Anak Nasional, forum anak Pasbar sangat kreatif melaksanakan lomba foto kreasi poster yang bertemakan Covid-19.


Forum anak tersebut mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. 


Peserta lomba yang paling muda berasal dari SD IT Cahaya Mekkah dengan usia 8 tahun yang bernama Belvana Armadira. Ia merupakan peserta yang paling kreatif. 


Puncak Hari Anak Nasional di Kabupaten Pasaman Barat di gelar di aula Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) setempat. 


Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Irwan menyampaikan apreasi Pjs Bupati Hansastri atas kreatifitas forum anak.


“Karena Pjs bupati tidak bisa hadir bersama kita hari ini, namun beliau menyampaikan salam bahagia dan salut kepada forum anak Kabupaten Pasaman Barat. Mereka sangat kreatif walaupun di tengah wabah pandemi covid 19. Ini menandakan anak-anak Kabupaten Pasaman Barat sudah mendapatkan hak-hak mereka sebagai generasi bangsa,” kata Irwan. 


Ia menambahkan, salah satu hal penting lainnya adalah bagaimana anak bebas  dalam menyampaikan aspirasinya. Hal tersebut penting mengingat anak yang dapat berkembang dengan baik adalah anak yang secara bebas dapat menuangkan segala imajinasinya.


Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Anna Rahmadia menyampaikan jika forum anak Kabupaten Pasaman Barat sudah kompak dan kreativitas. Pada tahun 2018 lalu Pasbar untuk pertama kalinya mendapatkan kabupaten layak anak.


“Karena tahun ini wabah pandemi covid 19, sehingga tidak ada penilaian kabupaten layak anak. Namun, forum anak yang terdiri dari SMP dan SMA membuat kegiatan dengan swadaya dan sumbangan saja. Tidak ada di mata anggaran kita. Ini menandakan forum anak sudah mampu kreatif dengan menggelar lomba kreasi foto yang di uplod juga di media sosial,”papar Anna Rahmadia. (Robi)

TerPopuler