Operasi Yustisi ke Kantor Pemerintah di Pessel, 23 pelanggar Prokes Disanksi Kerja Sosial -->

Operasi Yustisi ke Kantor Pemerintah di Pessel, 23 pelanggar Prokes Disanksi Kerja Sosial

Kamis, 05 November 2020, 18:56

Painan, Rakyatterkini - Tim gabungan penegakan hukum Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat, Nomor 06 tahun 2020 tentang tentang Adaptasi Kebiasaan Baru, melakukan operasi yustisi di ke kantor pemerintah daerah Pesisir Selatan, Kamis (5/11/2020).


Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, selaku sekretaris Satuan Tugas Pengendalian dan Penanganan Civid 19, Pesisir Selatan, Dailipal, mengatakan, operasi yustisi di kantor pemerintah berhasil menindak 23 orang yang tidak memakai masker.


"Kepada pelanggar diberi sanksi kerja sosial menyapu di sekitar kantor masing masing," kata Dailipal.


Dikatakan, operasi yustisi dilaksanakan pada 28 kantor, yang terdiri dari kantor perangkat daerah, BUMN, BUMD, instansi vertikal dan perbankan. 


"Dari 28 kantor tersebut ditemukan ada karyawan dan masyarakat yang datang tidak menggunakan masker pada sembilan kantor,"  paparnya.


Ditambahkan, operasi tim gabungan dipimpin langsung Kasatpol PP dan Pemadam Kebakaran,  terdiri dari Satpol PP, Dinas Perhuhungan, Kominfo, Humas, Kodim, Kepolisian, Pos Denpom, anggota TNI AL  dan unsur terkait lainnya.


Pihak Satgas mencatat, jumlah pelanggar Perda 06 tahun 2020, semenjak operasi yustisi dilakukan sebanyak 418  orang.


Sebagaimana diketahui, sebelumnya tim gabungan juga telah melakukan operasi yustisi di sejumlah pasar seperti Pasar Sago, Pasar Baru, Pasar Painan, Pasar Tarusan, dan di Pasar Asam Kumbang, serta Kawasan Wisata Mandeh, Carocok Painan dan Kawasan Taman Spora Painan.


Diharapkan operasi yustisi dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," ucapnya.


Pendipsiplinan protokol kesehatan perlu dilakukan mengingat jumlah kasus positif terus bertambah, hingga hari ini jumlah kasus positif 508 orang. (baron)

TerPopuler