Ketua FPII Lampung Minta Komisioner KPU Pahami Kerja Wartawan -->

Ketua FPII Lampung Minta Komisioner KPU Pahami Kerja Wartawan

Kamis, 05 November 2020, 16:03



Lampung Selatan, Rakyatterkini.com - Insan pers Lampung Selatan dan Forum Pers Independent Indonesia (FPII), didukung FPII Korwil Kota Metro, Pesisir Barat, Lampung Utara, Tanggamus, Tulang Bawang, serta Jajaran Pengurus FPII Provinsi Lampung mengadakan aksi damai di depan Kantor KPU Kabupaten Lampung Selatan, Rabu (4/11/2020).


Sebagai komisioner hendaknya lebih terbuka dalam menyampaikan informasi kepada publik, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi tahapan-tahapan Pilkada yang akan dilangsungkan pada 9 Desember 2020 mendatang.


Ketua FPII Setwil Prov. Lampung, Aminudin meminta Ketua KPU dan jajarannya untuk memahami kinerja wartawan dilindungi undang-undang.


"Hasil pembangunan tidak akan terpublikasi bila tidak ada wartawan. Ini yang harus dipahami. Saya menjamin seluruh anggota FPII se-Provinsi Lampung akan kembali melakukan aksi bila hal ini tidak diselesaikan dengan baik, "ujar Amin.


Ia juga menambahkan, peraturan KPU tidak menjadi suatu alasan yang tepat untuk melarang wartawan dalam meliput, sejatinya UU itu lebih tinggi tingkatannya dari peraturan.


Sudah selayaknya, para komisioner KPU mempelajari, memahami isi dari UU Pers No. 40 tahun 1999, karena kinerja KPU tidak terpisahkan dari para wartawan sebagai corong informasi kepada publik.


Sementara itu, Mislamudin, komisioner KPU Lampung Selatan menuturkan hanya mengikuti aturan. Ia juga meminta maaf bila terjadi kesalahan dalam menerima wartawan. "Menurut saya bagus tidaknya nilai dari hasil peliputan rekan-rekan wartawan itu memang sudah merupakan nasib, "ujar Mislamudin kepada perwakilan wartawan saat diadakan pertemuan di ruang rapat KPU.


Menanggapi, Ketua FPII Korwil Lampung Selatan, Didik Prastyawan mengatakan, komisioner KPU jangan bersenda gurau dalam persoalan ini, karena pelarangan wartawan dalam meliput kegiatan itu sudah merupakan perbuatan yang mengangkangi Undang-Undang.


Oleh karena insident itu, KPU Kabupaten Lampung Selatan harus meminta maaf kepada semua rekan jurnalis yang ada di Lampung Selatan, dan juga kepada media patners FPII Provinsi Lampung yang telah menayangkan berita pengusiran wartawan di Kantor KPU Lampung Selatan beberapa hari yang lalu.


Jika hal ini tidak dilakukan, Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Korwil Lampung Selatan akan turun kembali melakukan aksi di KPU. Jika tidak bersedia meminta maaf itu merupakan arogansi dan keserakahan.

 Peliput: Feriansyah

TerPopuler