Dianiaya Bersama-sama, Wanita di Payakumbuh ini Lapor ke Polisi -->

Dianiaya Bersama-sama, Wanita di Payakumbuh ini Lapor ke Polisi

Kamis, 12 November 2020, 21:14



Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Diduga jadi korban penganiaayan sejumlah orang, perempuan berinisial YP, (20) di Kota Payakumbuh melapor ke kepolisan.


Peristiwa itu terjadi pada 11 Oktober 2020 lalu di Kawasan Normalisasi Batang Agam Kelurahan Sungai Pinago, Kecamatan Payakumbuh Barat. 


Kejadian tersebut berawal saat korban YP, warga Kelurahan Padang Tangah, Balai Nan Duo, Kecamatan Payakumbuh Barat diajak bertemu oleh salah seorang terlapor di lokasi kejadian.


Terlapor mengajak korban YP bertemu terkait postingan yang dibuat korban YP di media sosial miliknya. Meski semula menolak untuk bertemu, namun karena terus didesak, akhirnya korban menyangggupi pertemuan itu pada sore harinya. 


Setelah sampai di lokasi yang dijanjikan, namun korban tidak melihat terlapor. Sehingga ia memutuskan untuk pulang, namun diperjalanan pulang, korban diminta putar arah kembali ke Batang Agam oleh terlapor RF bersama tiga orang temannya.


Saat bertemu itu, terlapor mengajak korban berbicara di tempat sepi yang jauh dari lokasi Batang Agam, namun karena cemas dengan keselamatan dirinya, korban bersikeras pembicaraan tetap dilakukan di Kawasan Batang Agam. 


Tanpa disangka, terlapor RF langsung mencakar dan memukul korban. Tidak itu saja, saat terlapor RF mecakar korban, datang beberapa orang teman terlapor yang juga ikut melakukan penganiyaan.


”Semula klien kami sempat menolak untuk diajak bertemu oleh terlapor. Namun karena terus didesak akhirnya tetap dipenuhi. Namun setelah bertemu justru klien kami diduga dianiaya oleh RF dan sejumlah rekannya. Saat penganiyaan terjadi, klien kami dipegangi oleh teman-teman terlapor, ”ujar penasihat hukumnya, Vault Vandelant, didampingi Jonny Lumbanturuan, dan Hafis Alfarisy, Kamis (12/11/2020).


Vault Vandelant, menambahkan, usai melakukan penggeroyokan terhadap korban YP, terlapor lainnya bernisial IKS terlihat emosi dan meminta untuk menyelasaikan masalah dengannya terkait status instagram yang dianggap juga menyinggung dirinya. 


Sementara korban YP mengaku tidak menyinggung terlapor di media sosial, karena ia mengaku tidak kenal dengan para terlapor.


“Atas kejadian itu, klien kami mengalami luka lebam di bagian kepala, wajah, dan leher. Kita harap laporan ini cepat ditangani oleh penyidik Polres Payakumbuh, “ujarnya.


Sementara Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira, melalui Kasat Reskrim, AKP. M. Rosidi didampingi KBO Satreskrim, Ipda Eridal membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan yang dilakukan secara bersama-sama oleh korban YP. \


Hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap perkara yang dilaporkan pada 11 Oktober tersebut.


AKP. M. Rosidi juga menambahkan, terkait laporan dari korban YP, penyidik Satreskrim Polres Payakumbuh masih akan meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk para pelapor.


“Masih ada pihak-pihak yang akan kita minta keterangan, termasuk para terlapor". (rdo)

TerPopuler