Razia Masker Mulai Dilakukan di Batusangkar -->

Razia Masker Mulai Dilakukan di Batusangkar

Selasa, 06 Oktober 2020, 20:09
Petugas melakukan razia masker. (foto ist)

Batusangkar, Rakyaterkini - Setelah Perda Nomor 6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), tim Pemprov dengan Pemkab Tanah Datar langsung melakukan sosialisasi dan penegakan disiplin protokol kesehatan khususnya pemakaian masker.


Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Tanah Datar, Erman Rahman dalam kesempatan itu, Selasa (6/10/2020) mengatakan, jika pemberian sanksi sosial masih merupakan langkah awal akan diterapkannya Perda 6/2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.


"Jadi efektifnya nanti pada tanggal 10 Oktober, di mana nanti langsung diterapkan sanksi denda, "ujar Erman Rahman.


Ia mengatakan persoalan Covid-19 sangat penting untuk diperhatikan dan tidak bisa dipandang enteng. Untuk ini pemerintah daerah pun mengatur hal itu dengan Perda maupun Perbup.


Untuk sanksi yang diberikan hari ini masih mengacu pada Perbup Tanah Datar Nomor  48/2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Protokol Kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19.


Makanya, ia mengimbau pada masyarakat untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan agar warga terhindar dari penularannya, sebab sampai saat ini masih belum ditemukan obatnya. 


Saat itu, warga yang tidak mentaati protokol kesehatan diberikan sanksi oleh petugas dari Tim Gabungan Penindakkan Protokol Kesehatan Covid-19 Tanah Datar yang terdiri dari Satpol PP, TNI, Polisi, Dihub dan Polisi Militer (PM) saat menggelar penertiban di kawasan Lapangan Cindua Mato.


Warga yang tidak patuh tersebut selain diberikan sanksi sosial juga membuat surat perjanjian untuk tidak mengulangi kembali perbuatannya.


Menurut Kasi Penegakan Perda Satpol PP Tanah Datar Elfiardi, jika sanksi yang diberikan masih dalam tahap awal berupa sanksi sosial.


Katanya, ada sekitar 70 orang tadi yang tercatat melakukan pelanggaran. Semuanya akan berikan sanksi sosial, seperti menyapu jalan. Semua yang melanggar terlebih dahulu didata.


Jadi data ini, jelasnya, dikirim secara online ke provins, jika yang bersangkutan kembali melakukan pelanggaran baik di Tanah Datar atau daerah lain di wilayah Sumbar akan terlihat datanya. Bagi yang kedapatan kembali melanggar tentu akan diberikan sanksi yang berbeda.


Razia ini dikakukan sejak pukul 08.00-11.00, saat itu banyak warga yang tidak menggunakan masker terjaring. (ydi) 

TerPopuler