Mendagri Tito Karnavian: Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Libur Panjang -->

Mendagri Tito Karnavian: Waspadai Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Libur Panjang

Jumat, 23 Oktober 2020, 06:43


Padang, Rakyatterkini
- Gubernur Sumatera Barat, diwakili sekretaris daerah, Alwis mengikuti rapat koordinasi (Rakor) bersama Menko Polhukam, Menko PMK, Menteri dalam Negeri (Mendagri), Menteri Perhubungan, Ka BNPB.


Juga ada Kemenag, Polri, TNI, gubernur, bupati/wako se-Indonesia dalam rangka kesiapan antisipasi penyebaran Covid-19 disaat libur panjang akhir pekan, Maulid Nabi Muhammad SAW pada 28 Oktober sampai 1 November 2020.


Sekda didampingi Kombes Pol. Tafianto, Kabinda diwakili Letkol Andri Yani, Danrem 032 Wirabaja dan Kepala Biro Humas, Hefdi diikuti secara virtual di ruang kerja gubernur, Kamis (22/10/2020).


Mendagri Tito Karnavian mengatakan selama melaksanakan libur dan cuti bersama agar sedapat mungkin menghindari  melakukan perjalanan dan tetap berkumpul bersama keluarga. 


"Untuk pelaksanaan Maulid Nabi Muhammad Saw agar dilaksnakan dilingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, menggunakan masker, cuci tangan jaga jarak  serta tidak berkerumunan agar terhindar dari penularan Covid-19," kata Tito.


Selanjutnya, ia juga mengatakan jika pelaksanaan liburan dan cuti bersama dilakukan dengan perjalanan keluar daerah akan dilakukan test PCR atau Rapid Test menyesuaikan dengan aturan moda transportasi yang berlaku untuk memastikan pelaku perjalanan bebas dari Covid-19.


Tito meminta kepada setiap daerah agar memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Daerah masing-masing. Dengan mengintensifkan satuan tugas penanganan Covid-19 dilingkungan baik pada level provinsi maupun kabupaten dan kota.


Lalu mengerucut ke kecamatan/kelurahan, nagari/desa beserta RT/RW diantaranya dengan konsep adanya kampung tangguh dan RT/RW tangguh bebas Covid-19 sesuai kebijakan lokal masing-masing.


Kemudian selanjutnya, di daerah mungkin terdapat memiliki tujuan wisata dan pulang kampung akan dilakukan identifikasi oleh seluruh stakeholder sesuai dengan Surat Edaran (SE)  Menteri Dalam Negeri Nomor 440/5184/SJ tentang pembentukan satuan tugas penanganan Covid-19 yang diterbitkan pada tanggal (21/10) kemarin.


SE ini sudah bersifat umum apa saja dilakukan semoga dapat diterima dan sekaligus diterjemahkan bagi lokal wisdom sesuai karaktestik wilayah masing-masing agar memiliki satu prinsip kekompakan dalam mengambil kebijakan oleh Fokopimda.


Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal (Letjen) TNI Doni Monardo mengatakan prestasi yang telah diraih dalam penanganan Covid-19 pada Minggu terakhir ini kita tidak boleh kendor tidak boleh lengah dan lalai.


"Agar semua seluruh pihak betul-betul mengantisipasi libur panjang ini kalau tidak, maka kasusnya akan meningkat setelah libur panjang terakhir rumah sakit akan penuh dan dokter akan kehabisan waktu untuk merawat," kata Doni.


Selain itu ia juga mengatakan untuk persiapan libur panjang perlu diajurkan kepada masyarakat agar memilih opsi liburan dirumah saja bersama keluarga.


Selanjutnya, liburan tidak harus di luar kota, tetapi di rumah saja melakukan dengan aktivitas bermanfaat bagi kita dan juga lingkungan temasuk membersihan perkarangan rumah dan gorong-gorong.


"Bahkan luangkan waktu menanam pohon sehingga musim hujan pohon mudah-mudahan bisa tumbuh bermanfaat bagi kita semua. Satu hal yang menjadi rujukan kita semua liburan aman dan nyaman tanpa kerumunan," ajak Doni. (*)

(Biro Humas Setda Prov Sumbar)

TerPopuler