Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bendahara Partai Gerindra Pasaman Berbuntut Panjang -->

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Bendahara Partai Gerindra Pasaman Berbuntut Panjang

Rabu, 21 Oktober 2020, 18:51
Ilustrasi. (net)


Pasaman, Rakyatterkini - Perkara dugaan pemalsuan tanda tangan bendahara Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Pasaman, yang dilaporkan ke Polres Pasaman tampaknya akan berbuntut panjang.


Pasalnya, Daswar selaku bendahara DPC Partai Gerindra Pasaman merasa dirugikan atas dugaan pemalsuan tanda tangannya, lalu menempuh jalur hukum sebagai jalan penyelesaiannya.


Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Lazuardi membenarkan Daswar melaporkan Sekretaris DPC Gerindra Edzul Benny, 12 Oktober lalu dengan dugaan pemalsuan tanda tangan dengan Laporan Polisi : LP/93/X/2020/SPKTRe-Pam, 12 Oktober 2020 lalu, tentang Dugaan Tindak Pidana Palsuan Tanda Tangan.


Lazuardi menjelaskan tiga orang sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya. Diantara yang sudah diperiksa adalah pelapor (Bendahara DPC Partai Gerindra  Daswar), dan dua orang saksi lainnya yakni Irwan SHI, dan Denni Baron.


Ia juga mengatakan, Satreskrim akan melakukan pemanggilan terhadap saksi lainnya untuk dimintai keterangannya. Akan tetapi untuk pemeriksaan terhadap terlapor Edzul Benny, belum dijadwalkan.


Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kejadian ini berawal pada saat korban mendatangi Kantor Kesbangpol Kabupaten Pasaman pada, Senin 21 September  2020 pukul 10.00 WIB lalu.


Dikantor tersebut, Daswar bertanya kepada salah seorang Kasi di Kesbangpol, apakah dana untuk Partai Gerinda sudah cair, dan dijawab oleh Kasi tersebut dana parpol Gerindra sudah cair,  yang mengurusnya adalah Edzul Beny.


“Mendapat informasi bahwa dana partai Gerindra sudah cair, selanjutnya korban melihat Dokumen Pengajuan Pencairan Dana Partai tersebut. Namun alangkah terkejutnya, di dalam Dokumen tersebut, ia melihat tanda tangannya selaku Bendahara Partai telah dipalsukan untuk keperluan pencairan Dana Partai.


Selanjutnya Daswar akhirnya mendatangi kantor Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Pasaman.


Saat berada di badan keuangan itu, Daswar juga melihat satu lembar dokumen pencairan dana tertanggal 14 April 2020 untuk pencairan anggaran Partai Gerindra sebesar Rp120.180.300 ke dalam rekening Bank Nagari Cabang Lubuk Sikaping. 


Dimana sepengetahuan Daswar, nomor rekening tersebut bukanlah nomor rekening milik partai Gerindra Kabupaten Pasaman. (St.M)

TerPopuler