Pembangunan Infrastuktur di Sutera Sedot Rp22 Miliar -->

Pembangunan Infrastuktur di Sutera Sedot Rp22 Miliar

Jumat, 18 September 2020, 14:00



Painan, Rakyatterkini - Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengatakan anggaran yang digelontorkan untuk pembangunan sejumlah infrastruktur, terbesar di Kecamatan Sutera.


“Ya, setidaknya sekitar Rp22 miliar lebih dana pusat sudah direalisasikan untuk pembangunan jalan dan sejumlah infrastruktur lainnya di sini,” ujar Bupati, Hendrajoni, saat menggelar silaturahmi dengan masyarakat Ampiang Parak, Kecamatan Sutera, Kamis (17/9/2020).


Untuk tahun ini, kata dia, pembangunan di Kecamatan Sutera difokuskan ke Daerah Irigasi (DI), puskesmas, dan pasar. Bahkan, pembangunannya sudah mulai berjalan sesuai harapan masyarakat.


Tahun ini, sekitar 23 kilometer pembangunan jalan sudah direalisasikan di Kecamatan Sutera. Selanjutnya, pembangunan puskesmas di Nagari Kayu Gadang, termasuk pasar, irigasi, dan sejumlah prasarana lainnya,” katanya.


Bupati Hendrajoni menyebutkan, pembangunan jalan, irigasi, dan pasar merupakan hal penting yang mesti dilaksanakan tanpa meninggalkan antara satu dengan yang lainnya. Sebab, hal tersebut saling berkaitan dengan geliat ekonomi masyarakat.


Semuanya bakal dilaksanakan secara serentak, sehingga benar-benar berdampak baik pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar,” tuturnya.


Sementara itu, Kabid Bina Marga PU-PR, Digdian Budiman, mengatakan, sesuai program rencana kerja 2021, pihaknya bakal fokus untuk peningkatan jalan di Kecamatan Sutera.


Menurutnya, ada sejumlah titik yang menjadi skala prioritas di 2021, seperti pembangunan jalan Sungai Sirah-Gunuang Rajo sekitar 1,5 kilometer, jalan Rawang-Ujuang Batu Timbulun 1 kilometer, jalan Pasar Surantih-Kantor Camat sekitar 2,5 kilometer, jalan Padang Laweh-SMP Ampiang Parak 1,5 kilometer.


Lanjutan jalan Alai Padang Laweh sepanjang 800 meter, jalan Koto Merapak 1 kilometer, jalan Koto Tinggi-Kayu Gadang 1 kilometer, jalan simpang SMA Cimpu-SMP Sutera 1 kilometer, jalan Lansano-Muaro 1 kilometer.


“Ya, ini sudah masuk dalam usulan rencana kerja (Renja) di 2021. Anggarannya bersumber dari APBD, DAK, dan DAU,” ujar bupati diwawancarai wartawan. (baron)

TerPopuler