Inovasi Dispendukcapil dan Kemenag, Luncurkan Program Kakiku Baru -->

Inovasi Dispendukcapil dan Kemenag, Luncurkan Program Kakiku Baru

Rabu, 16 September 2020, 19:35
Sirath Azies, Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Malang bersama OPD. (foto ist)

Kab. Malang, Rakyatterkini.com – Inovasi yang sudah dikembangkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab.Malang, Jawa Timur, untuk menertibkan administrasi penduduk (Adminduk), akan dipercepat khusus bagi pasangan suami istri (pasutri).

Warga tidak perlu lagi bingung untuk mengubah status pernikahan di kartu identitasnya, seperti KK dan KTP baru, dengan sendirinya langsung berubah sesuai status yang disandang secara cepat.

Sebab, Dispendukcapil beserta Kemenag Kabupaten Malang sudah melakukan kesepakatan yang tertuang dalam penandatanganan Kerjasama antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) dengan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Senin (14/9/2020).

Wahyu Hidayat, Sekda Kabupaten Malang saat melaunching program Kakiku Baru menyampaikan hal ini merupakan sudah bagian dari inovasi yang dilakukan Pemkab Malang agar ke depan semakin memberikan kemudahan layanan Adminduk bagi masyarakat Kabupaten Malang, bagi penyandang status pernikahan pasangan baru nikah.

“Kita memang terus menggenjot seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab untuk terus berinovasi memberikan layanan kepada masyarakat, karena tugas ASN adalah pelayan masyarakat yang harus memberikan segala layanan yang dibutuhkan masyarakat, salah satunya seperti yang dilakukan Dispendukcapil ini,” ungkap Wahyu.

Saat ini, menurut Wahyu khusus untuk Adminduk sudah banyak inovasi yang dikembangkan oleh dispendukcapil mulai dari program layanan Dupatari, Jebolanduk, ADM, terbaru adalah layanan Ketan Ireng dan Plat N, dampaknya sudah dirasakan masyarakat banyak.

“Segala kebutuhan masyarakat harus mampu kita baca dan kita berikan dengan berbagai inovasi yang dikembangkan, dengan cepat, tepat, dan tidak ribet dan gratis, paling penting  harus ikhlas, karena ini bentuk dari ibadah kita,” imbuh Wahyu Hidayat

Plt.Kadispendukcapil, Sirath Aziez, menambahkan layanan baru yang dilaunching itu adalah layanan Kakiku Baru yang merupakan kepanjangan dari Kartu Keluarga, identitas Baru.

Program itu adakan karena melihat kondisi di lapangan yang sebelumnya masih banyak diketahui dengan adanya keluarga baru yang melahirkan anak. Namun, status kependudukannya masih tetap yang lama dan belum diperbaharui.

Seperti warga yang sudah menikah, tapi didata KK masih tertulis belum menikah, padahal untuk memasukan anak ke dalam KK, seharusnya orangtua harus beridentitas sudah menikah sebelum mengurus akte.

Ini yang akan menjadikan masalah ke depannya, maka dari itu dengan adanya terobosan ini data administrasi kependudukan akan bisa lebih tertib dan jelas. (NN)

TerPopuler