Bupati Hendrajoni Berencana Bangun Rumah Nelayan di Surantih, Pessel -->

Bupati Hendrajoni Berencana Bangun Rumah Nelayan di Surantih, Pessel

Jumat, 18 September 2020, 14:09



Painan, Rakyatterkini — Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni, berencana bakal membangun rumah nelayan di Nagari Surantih, Kecamatan Sutera pada 2021. Ia berharap, wali nagari beserta Camat segera mencarikan lahan untuk pembangunan rumah nelayan itu. 


Bupati meminta camat segera carikan lahannya untuk pembangunan rumah nelayan di Nagari Surantih ini. Jika ada, segera hibahkan ke Pemda supaya cepat dibangun, ujar Bupati  Hendrajoni waktu pertemuan dengan warga Lansano Taratak, Kecamatan Sutera.


Menurutnya, pembangunan rumah nelayan adalah langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, khususnya bagi mereka yang menggantungkan hidupnya di laut.


Dan seandainya lahan ada rumah nelayan disediakan dengan layak, maka tidak ada lagi keluarga mereka yang terpuruk dibawah garis kemiskinan, ucapnya hendrajoni dengan tegas


Pengadaan rumah nelayan, merupakan program strategis dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) yang siap membantu para nelayan Indonesia untuk memiliki rumah yang layak huni.


Itu dikarenakan, Indonesia adalah negara maritim sehingga kawasan permukiman nelayan perlu mendapat perhatian khusus dari pemerintah sekaligus menciptakan lapangan kerja.tambahan dari buk Lisda hendrajoni waktu pertemuan itu. 


Masyarakat di Pessel banyak yang menggantungkan hidup di laut. Dari itu, kami bakal mengupayakan lobi-lobi ke pusat agar nelayan bisa sejahtera. Jika nelayan sejahtera, maka pemerintah ikut juga merasakannya.


Sekarang, ratusan rumah nelayan sudah dibangun di Pesisir Selatan dan tersebar di sejumlah kecamatan yang mana pada setiap unitnya dialokasikan anggaran Rp160 juta perunit. 


Ya, semua itu sudah ditempati oleh nelayan kita di Pessel. Semuanya gratis,” tuturnya.


“Nah, jika program ini terlaksana. Kedepan bakal kita tata dengan baik. Termasuk juga ketersediaan air bersih. Sehingga masyarakat kita terbebas dari penyakit,” ucapnya lagi.


Selain itu, bagi kecamatan lain yang ingin memiliki Kampung Nelayan, setidaknya bisa menyediakan lahan sekitar 1,5 hektare. Bahkan, Pemkab Pessel juga telah melaksanakan program asuransi bagi para nelayan. Program tersebut, bertujuan agar memberikan perlindungan kepada nelayan dikarenakan profesi tersebut sangat rentan terhadap korban jiwa.


Program asuransi nelayan tersebut, memberikan bantuan kepada nelayan jika mengalami kecelakaan di laut atau meninggal dunia. Selain itu, anak-anak mereka juga mendapatkan biaya pendidikan agar bisa bersekolah lagi. (baron)

TerPopuler