Rapat Paripurna, DPRD Padang Setujui KUPA-PPAS Perubahan APBD 2020 -->

Rapat Paripurna, DPRD Padang Setujui KUPA-PPAS Perubahan APBD 2020

Rabu, 19 Agustus 2020, 19:30
Ketua DPRD, Syafrial Kani tandatangani persetujuan KUPA-PPAS Perubahan APBD. (foto ist)

ADVERTORIAL

Padang, Rakyatterkini - Kebijakan Umum Perubahan Anggaran, Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD Kota Padang Tahun Anggaran (TA) 2020, disetujui oleh anggota DPRD Padang, setelah melalui pembahasan panjang di masing-masing komisi.

Pengesahan KUPA-PPAS Perubahan APBD 2020 tersebut dilakukan dalam rapat paripurna, Rabu (19/8/2020). Sebelum disahkan, masing-masing fraksi menyampaikan pandangannya terhadap KUPA-PPAS Perubahan APBD 2020.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani, didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen dan Ilham Maulana, dihadiri Wakil Wali Kota Hendri Septa, unsur Forkopimda, Sekda Amasrul, Sekretaris DPRD, Hendrizal Azhar serta pimpinan OPD.

Wawako Hendri Septa mengatakan, hari ini telah diselesaikannya suatu tugas penting dalam tahapan proses penyusunan Perubahan APBD tahun 2020, yaitu penetapan kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2020 yang baru saja ditandatangani bersama.

Wawako, Hendri Septa salam komando bersama ketua DPRD serta wakil ketua.

Seperti diketahui, penetapan KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2020 ini telah mengalami proses yang cukup panjang. Diawali oleh penyampaian secara resmi pada 6 Agustus 2020 lalu yang dilanjutkan dengan pembahasan antara Komisi DPRD dengan SKPD pada 10-12 Agustus 2020.
Kemudian dilanjutkan pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Ia melanjutkan, pada PPAS Perubahan APBD TA 2020 pendapatan daerah ditetapkan sebesar Rp2,33 triliun. Jika dibandingkan dengan penerimaan APBD tahun 2020 sebesar Rp2,68 triliun, pendapatan ini mengalami penurunan sebesar Rp355,2 Milyar atau turun sebesar 13,22 persen.

"Pendapatan ini bersumber dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dialokasikan sebesar Rp664,89 Miliar turun sebesar Rp217,10 Miliar dari APBD tahun 2020 yang semula ditargetkan sebesar Rp217,10 Milyar dari APBD 2020 yang semula ditargetkan sebesar Rp881,99 Miliar.

Anggota fraksi menyerahkan pendapat akhir pada ketua DPRD.

Kemudian dana perimbangan dialokasikan sebesar Rp1,41 Triliun mengalami penurunan sebesar Rp128,77 Juta atau turun sebesar 8,35 persen dibandingkan APBD 2020. Selanjutnya lain-lain pendapatan daerah yang syah dialkkasikan sebesar Rp253,66 Miliar juga mengalami penurunan sebesar Rp9,32 Miliar atau sebesar 3,55 persen jika dibandingkan dengan APBD 2020 sebesar Rp262,99 Miliar," ujar Hendri.

Hendri pun menyadari untuk memproses nota kesepakatan ini dibutuhkam kerja ekstra keras untuk memahami draft yang disusun serta cukup menyita waktu san pikiran dalam pembahasannya. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan kemampuan keuangan saat ini. 

Semua fraksi diketahui, menyepakati KUPA-PPAS Perubahan APBD Kota Padang TA 2020 tersebut yang ditandai dengan penandatanganan bersama oleh Wakil Wali Kota Hendri Septa bersama Ketua DPRD Syafrial Kani dan Wakil Ketua DPRD Arnedi Yarmen.


Wawako mengatakan, hari ini telah diselesaikannya suatu tugas penting dalam tahapan proses penyusunan Perubahan APBD tahun 2020, yaitu penetapan kesepakatan KUPA-PPAS Perubahan APBD TA 2020 yang baru saja ditandatangani bersama. (gp)

TerPopuler