Pemkab Pasaman Barat Umumkan Pasien Covid-19 Bertambah Jadi 4 Orang -->

Pemkab Pasaman Barat Umumkan Pasien Covid-19 Bertambah Jadi 4 Orang

Rabu, 12 Agustus 2020, 17:39
Kalaksa BPBD, Edi Busti saat mengumumkan klaster Pasaman Barat Rabu sore. (foto ist)


Simpang Empat, Rakyatterkini - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mengumumkan adanya penambahan pasien Covid 19, pasca terkenanya dua ASN Pemkab Pasaman Barat beberapa waktu lalu.

Dengan demikian, saat ini sudah empat orang warga Pasaman Barat yang terpapar virus Corona.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Pasaman Barat,  H. Edi Busti,  atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) menginformasikan kepada seluruh warga Pasaman Barat, Rabu (12/8/2020) di kantor Bupati setempat.

Berdasarkan informasi dari laboratorium Rumah Sakit Unand Padang terhadap hasil 160 sampel SWAB lanjutan yang telah dilaksanakan Senin (10/8/2020) di Kantor Bappeda dan Puskesmas Sungai Aur, adanya dua orang positif terpapar Covid 19," jelas Edi Busti saat jumpa pers Rabu sore.

Adapun yang positif tersebut inisial "AR" (63 th) dan "AM" (23 th) warga Sungai Aur Pasbar. Mereka berdua adalah keluarga SP terpapar karena kontak langsung dengan pasien konfirmasi positif.

Seperti diberitakan sebelumnya, ada dua Aparatur Sipil Negara (ASN) positif Covid-19 itu merupakan pasangan suami istri SP (30) dan CBR (25)  yang bertugas di Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman Barat dan Bappeda Pasaman Barat.

Kedua suami istri itu merupakan pelaku perjalanan. Mereka melakukan perjalanan dari Lhokseumawe Aceh menuju Medan Sumatera Utara menggunakan bus pada 2 Agustus 2020.  Kemudian dari Medan ke Kota Padang menggunakan pesawat.

Kedua suami istri itu diketahui positif Covid-19 setelah keluarnya hasil swab dari Laboratorium Unand Padang pada Jumat (7/8).

"Kita akan lanjutkan melakukan proses tracing dan test swap, "tegas Edi Busti

Jubir Satgas Covid 19 Pasaman Barat, dr Gina Alecia menambahkan pihaknya juga terus melakukan pelacakan atau tracing kepada warga yang pernah kontak dengan dua orang    keluarga SP yang positif itu.

"Direncanakan pada Kamis (13/8) kita kembali melakukan tes swab," sebutnya.

Hasil dari tes swab itu berkemungkinan akan diperoleh satu sampai dua hari kedepan. Sambil menunggu hasil tes, pihaknya terus tracing dalam rangka memutuskan penyebaran COVID-19.

Diharapkan kepada masyarakat yang pernah kontak dengan AR dan AM dapat melaporkan diri ke Puskesmas terdekat agar dilakukan tes swab, pintanya.

Ia mengharapkan kepada warga agar tetap ikuti aturan pemerintah dalam demi keselamatan bersama.

"Meskipun demikian kita jangan pernah lengah dan selalu waspada serta patuhi protokol kesehatan Covid-19 seperti rajin mencuci tangan dengan air mengalir, selalu memakai masker serta menjaga jarak.

Semoga Pasaman Barat yang kita cintai ini terhindar dari wabah Covid-19, dan bagi empat orang warga kita yang positif tersebut cepat pulih seperti sedia kala.

Dari berbagai sumber Informasi kasus positif Covid-19 di Sumatera Barat sejak awal Agustus lalu membuat sejumlah daerah masuk ke zona oranye.

Sebelumnya hanya satu daerah yang berada di zona oranye, yaitu Kota Padang.

Namun, seiring dengan melonjaknya jumlah kasus baru, sekarang sudah ada lima daerah yang masuk zona oranye yaitu Padang, Sawahlunto, Kota Solok, Kabupaten Solok dan Agam.

Untuk zona hijau, saat ini bertambah satu jadi empat yaitu Mentawai, Pasaman, Solok Selatan dan Sijunjung.

Sementara untuk zona kuning ada 10 daerah yaitu Kota Pariaman, Padang Pariaman, Dharmasraya, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Padang Panjang, Pasaman Barat dan Bukittinggi. (junir sikumbang)

TerPopuler