Pasca Terpapar Covid-19, Hari Ini 90 ASN Pasbar Jalani Tes Swab -->

Pasca Terpapar Covid-19, Hari Ini 90 ASN Pasbar Jalani Tes Swab

Sabtu, 08 Agustus 2020, 08:10
Tim penyemprotan disinfektan saat di sekretariat kantor bupati Pasaman Barat. (foto ist)

Pasbar, Rakyatterkini - Pasca dua ASN Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman Barat heboh terpapar Covid 19, akhirnya sebanyak 90 ASN Sabtu pagi ini (8/8/2020) menjalani tes swab di Bappeda Pasaman Barat, Sumbar.

"Ya sebagai antisipasi kita langsung melakukan tes swab terhadap 90 ASN, yang diduga kontak pasien dan kemarin kita juga telah melakukan penyemprotan disinfektan di sekretariat daerah, dan Bapedda, "kata Koodinator Pusat Pengendalaian Operasi Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Pasaman Barat, Edi Busti di Simpang Empat, Sabtu (8/8/2020).

Ia menjelaskan penyemprotan itu dilakukan di Kantor Bupati Pasaman Barat, Kantor Badan Perencanaan Daerah (Bappeda), perumahan tempat tinggal pasien di perumahan Pasaman Indah Kampung Cubadak, kantin kantor bupati dan rumah makan barangin jalur 32.

"Kita mengingatkan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap Covid-19 ini," ujarnya.

Penyemprotan itu dilakukan setelah dua ASN yang merupakan pasangan suami istri, SP (30) dan CBR (25) yang bertugas di Sekretariat Daerah Pemkab Pasaman Barat dan Badan Perencaan Pembangunan Daerah (Bappeda) positif Covid-19, Jumat (7/8/2020).

Kedua suami istri itu merupakan pelaku perjalanan. Mereka melakukan perjalanan dari Lhomseumawe Aceh menuju Medan Sumatera Utara menggunakan bus pada 2 Agustus 2020.

Kemudian dari Medan ke Kota Padang menggunakan pesawat.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto mengatakan kedua suami istri itu diketahui positif Covid-19 setelah keluarnya hasil swab dari laboratorium Universitas Andalas Padang.

"Dari empat orang yang menjalani tes swab, suami istri itu positif Covid-19," ujarnya.

Menurutnya saat ini keduanya sudah diisolasi di rumahnya dan kemungkinan pasien CBR (25) akan dievaluasi ke rumah sakit yang ada di Kota Padang karena memiliki gejala demam. Sedangkan suaminya tidak ada gejala.

"Dengan adanya dua kasus positif itu maka status Pasaman Barat sudah tidak zona hijau lagi," sebutnya.

Pihaknya juga telah melakukan tracing terhadap ASN dan orang yang pernah kontak dengan kedua pasien positif itu.

"Terutama keluarga pasien dan teman-teman sekantornya. Jika ditotal jumlahnya hingga saat ini sekitar berjumlah 90 orang," lanjutnya.

Ia mengharapkan kepada warga agar tetap ikuti aturan pemerintah dalam demi keselamatan bersama.

"Mari rajin cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker dan jaga jarak. Semoga kita semua dapat terhindar dari Covid,  "sebut Edi Busti. (gjr)

TerPopuler