Kehadiran Anggota DPRD Pasbar Rendah, Sidang Paripurna KUA PPAS DPRD Tetap Dilanjutkan -->

Kehadiran Anggota DPRD Pasbar Rendah, Sidang Paripurna KUA PPAS DPRD Tetap Dilanjutkan

Rabu, 19 Agustus 2020, 16:35
Suasana Sidang Paripurna KUA PPAS 2020 Pasaman Barat sepi anggota DPRD Pasbar. Hanya dihadiri 18 anggota DPRD dari 40 anggota DPRD Pasaman Barat. (ist)

Simpang Empat, Rakyatterkini - Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Endang Jaya Putra menyesalkan rendahnya kehadiran anggota DPRD Pasaman Barat  dalam sidang paripuran KUA- PPAS, Rabu (19/8/2020) di aula DPRD setempat.

"Kita sangat prihatin dengan rendahnya kehadiran anggota DPRD dalam sidang tadi. Ada satu fraksi yang tidak hadir dalam paripurna KUA PPAS, yakni fraksi Gerindra, "ujar Ketua BK Endang Jaya Putra kepada wartawan usai sidang Paripurna Rabu (19/8/2020).

Menurut dia, dalam undangan paripurna dilaksanakan pukul 09.00 WIB tapi setelah beberapa kali ditunda  dimulai pukul 12.00 WIB. 

"Sudah beberapa kali ditunda, akhirnya yang hadir hanya 18 anggota DPRD, dari jumlah 40 anggota DPRD kita. Berarti ada 22 orang anggota DPRD yang tidak hadir, "ujar Endang. 

Kata Endang, jika sudah tiga kali berturut- turut anggota DPRD tidak hadir, maka BK dapat memanggil yang bersangkutan. 

"Soal Pak Ketua DPRD Pasbar saya dengar beliau sakit sehingga tak bisa hadir, yang lain saya tidak tau, "sebut Endang.

Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi III DPRD Pasbar H Baharuddin R. 

"Saya sangat prihatin dalam sidang Paripurna KUA PPAS tadi yang rendahnya kehadiran anggota DPRD Pasaman Barat yang sudah beberapa kali molor, "sebut Baharuddin. 

"Ada apa ini, satu fraksi tidak hadir? Padahal kita membahas anggaran untuk kepentingan rakyat, "timpalnya. 

Sekretaris DPRD melalui Kabag Risalah Hasril, membenarkan kehadiran anggota DPRD tidak memenuhi kuorum yakni 18 orang dari 40 anggota DPRD yang ada.

"Tapi kalau untuk sidang KUA PPAS mungkin tidak masalah tidak memenuhi kuorum, tapi kalau besok Senin 24 Agustus dalam mengambil keputusan wajib anggota DPRD memenuhi kuorum yakni sebanyak 27 orang dari 40 orang," kata Hasril. 

Pantauan Rakyatterkini.com memang beberapa kali sidang Paripurna Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara molor sehingga sidang yang dipimpin Wakil Ketua Daliyus, Endra Yama dan beberapa Kepala OPD Pemkab Pasaman Barat. Sidang paripurna tersebut mendengarkan laporan dari Kabag Risalah DPRD Hasril. 

Sementara salah seorang anggota DPRD Pasaman Barat Muhammad Guntara, yang tidak hadir menyebutkan bahwa dirinya ada urusan penting yang tidak bisa ditinggalkan. Makanya dia tidak hadir.

Menurut dia, kalau sidang paripurna anggaran tersebut tidak memenuhi kuorum sebanyak 28 orang maka rapat tidak bisa dilanjutkan, karena khawatir nanti akan berdampak hukum.

"Sesuai tata tertib DPRD rapat anggaran tersebut harus memenuhi kuarum 2/3 dari jumlah anggota DPRD yakni 28 orang. Jadi rapat paripurna KUA PPAS tadi  cacat hukum, "sebut Guntara. (js)

TerPopuler