HUT RI ke-75, Bupati Mentawai 'Ambruk' Saat Pimpin Upacara -->

HUT RI ke-75, Bupati Mentawai 'Ambruk' Saat Pimpin Upacara

Selasa, 18 Agustus 2020, 13:40
Wakil Bupati Mentawai, Kortanius memimpin upacara penurunan bendera HUT RI ke-75. (foto jaibi)

Mentawai, Rakyatterkini - Peringatan HUT RI ke-75 dalam suasana pandemi Covid-19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai sangat berbeda dari tahun sebelumnya dan peserta pun dibatasi.

Pelaksanaan menaikkan bendera Merah Putih pukul 07 .00 Wib di lapangan kantor Bupati Mentawai, Senin (17/8/2020). 

Namun ketika sesi membaca doa oleh Kankamenag Masdan S. Ag,  terjadi insiden. Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet yang bertindak selaku inspektur upacara, tiba-tiba mengalami sakit lambung dan nyaris jatuh ke lantai tempat berdiri. 

Dengan sigap Kapolres Mentawai AKBP Dodi Prawiranegara, langsung memberi aba-aba kepada anggota yang sedang berdiri untuk menolong Bupati Yudas dan dibawa ke pendopo (umah dinas). 

Untuk sebagai pengganti  inspektur upacara diambil alih oleh wakil Bupati Kortanius Sabaleake. 

Di sore harinya, pada upacara penurunan bendera, Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabaleake kembali menjadi inspektur upacara dan berlangsung dengan khidmad dan sukses.

Sebelumnya, Wakil Bupati Mentawai bersama pimpinan  DPRD serta  Forkopimda Mentawai juga mengikuti upcara penurunan bendera Merah Putih secara virtual. 

Peristiwa jatuhnya  Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet, menurut Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabaleake disebabkan adanya riwayat penyakit maag kronis yang dialami oleh bupati.

"Pak bupati jatuh sakit karena serangan maag kronis, sehingga badan dan pergerakan tubuh menjadi lemas, "terang  wabup Kortanius Sabaleake ketika menggelar jumpa pers selepas kegiatan upacara. 

Disampaikan, penyebab kambuhnya maag bupati Mentawai karena sebelumnya beliau mengkonsumsi ikan teri, menurut pengakuan bapak bupati sudah lama tidak mencicipinya. 

Sehari sebelumnya pelaksanakan upacara,  Bupati Yudas Sabggalet juga mengikuti gowes dengan bersepeda bersama Forkopimda dan masyarakat komunitas sepeda. 

"Mengingat penyakit maag beliau belum sembuh, sekitar pukul  13.00 Wib tadi kita putuskan untuk dibawa ke Padang. Karena bagaimanapun, di Padang tentu  lebih baik penanganannya, "jelas Korta. (jaibi)

TerPopuler