HUT Kota Padang ke-351, Duet Mahyeldi-Hendri Septa Bertabur Prestasi -->

HUT Kota Padang ke-351, Duet Mahyeldi-Hendri Septa Bertabur Prestasi

Jumat, 07 Agustus 2020, 17:30
Walikota, Mahyeldi dan Wakil Walikota, Hendri Septa bersama pimpinan DPRD saat memperingati HUT Kota Padang ke-351. (foto ist)

ADVERTORIAL

Padang, Rakyatterkini - Pandemi Covid-19 tidak menjadi alasan bagi Pemko Padang untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan pelayanan prima bagi masyarakat. Bahkan, duet Walikota Mahyeldi dan wakil walikota Hendri Septa semakin konsisten melakukan penguatan kinerja para aparatur pemerintah di seluruh OPD.

Dibuktikan, dengan dilaksanakannya evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di seluruh OPD untuk menciptakan manajemen kinerja yang baik.

Ini mencakup; perumusan sasaran pembangunan lebih berorientasi hasil dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat; Refocusing program dan kegiatan sesuai dengan sasaran pembangunan; dan upaya cross cutting program dan kegiatan sehingga terwujud sinergitas (kolaborasi) antar-instansi. Serta, mendorong OPD untuk memanfaatkan IT secara optimal dan terintegrasi, seperti e-planning, e-budgeting, dan e-sakip.

Pada HUT Kota Padang ke-351 ini, kepemimpinan Wali Kota Mahyeldi dengan Wakil Wali Kota Hendri Septa juga telah menyuguhkan berbagai prestasi dan apresiasi atas kinerja Pemko Padang. Tercatat, selama tahun 2020 hingga medio Agustus, tujuh penghargaan sudah diterima Pemko Padang.

Diawali dengan penghargaan SAKIP Award pada bulan Februari. Kemenpan RB menganugerahkan penghargaan SAKIP 2019 prediket nilai BB. Penghargaan dengan hasil baik itu menunjukkan bahwa tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan dengan capaian kinerja. Dan kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi kepada hasil.

Menyikapi penghargaan SAKIP Award tersebut, Walikota Mahyeldi menegaskan, penghargaan yang diraih bukan berarti tidak ada ruang untuk perbaikan ke depannya.

“Kita juga akan tingkatkan implementasi Performance Based Organization, termasuk upaya menciptakan reward dan punishment berdasar pada aspek kinerja. Serta terus menerus memperbaiki tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan lebih baik lagi di masa mendatang,” terang Mahyeldi, Jumat (7/8/2020).

Walikota Mahyeldi, didampingi Wako Hendri Septa saat memberikan sambutan.

Ia juga mengatakan, Pemko Padang sudah melakukan sejumlah perbaikan SAKIP, monitoring dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan dengan meningkatkan kooordinasi dan konsolidasi seluruh OPD. Sehingga, perencanaan dan pelaksanaan kinerja dapat ditingkatkan secara efektif dan efisien.

“Meski di tengah pandemic covid-19, kita harus tetap bekerja dengan baik. Bahkan harus bekerja lebih baik lagi demi memberikan pelayanan kepada masyarakat. Tidak ada istilah kerja menurun di masa pandemi covid-19 ini. Dan covid-19 harus dilawan, ”ulas Wali Kota Padang Mahyeldi.

Selanjutnya, Walikota Mahyeldi juga menerima penghargaan Grand Ikadi Award 2020 kategori The Most Favorite City Government Figures Caring for Da’wah dari Ikadi Pusat. Diikuti, Public Relations Indonesia Awards (PRIA) 2020 Kategori Terpopuler di Media Sub Kategori Pemerintah Kota dari Majalah PR Indonesia.

Sedangkan,  Kementerian PPN/ Bappenas menganugerahkan penghargaan Pembangunan Daerah 2020 Kategori Perencanaan dan Pencapaian Terbaik Tingkat Kota. Dilanjutkan, penghargaan Opini WTP yang ketujuh kali dari BPK RI. Penghargaan Kinerja Koperasi Terbaik Kategori Kota Tahun 2020 dari Gubernur Sumatera Barat.

Penghargaan dari BPD Sumatera Barat atas prestasi Kota Padang dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk (SP) online.

“Allhamdulillah, pada tahun 2019 kinerja kita juga diapresiasi dengan meraih sebanyak 24 penghargaan. Penghargaan yang diterima tidak terlepas dari dukungan dari semua pihak. Dan hal itu harus menjadi motivasi bagi kita sebagai aparatur pemerintah untuk meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” ujar Mahyeldi.

Walikota Mahyeldi saat bersama pimpinan DPRD.

Pelayanan
Diulang tahun ke-351 Pemerintah Kota Padang terus berupaya memberikan kemudahan pelayanan pada masyarakat. Hal ini sesuai dengan visi misi walikota Padang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mahyeldi berharap dukungan semua warga Kota Padang agar Padang makin melejit lagi. Baik dari segi pertumbuhan ekonomi masyarakat maupun terkait tatanan kota lebih rapi dan indah. Namun tanpa peran serta warga Kota, mustahil hal itu bisa terwujud.

Sementara di sisi lain, Ketua DPRD Padang Syafrial Kani menilai, saat ini masih banyak PR yang perlu segera dilakukan Pemko Padang. Contohnya saja, masalah kemacetan yang sampai saat ini dirasa semakin parah terutama saat jam sibuk.

Kemudian masalah lainnya, yang juga selalu menjadi sorotan adalah banjir (genangan air di jalan raya saat hujan turun cukup lebat). Hal ini acap kali menjadi ‘penghias’ kota yang hingga kini belum berhasil diselesaikan secara maksimal oleh para pemangku kebijakan.

Untuk masalah banjir, dia menyebut, sejauh ini memang belum bisa terlihat gagal atau suksesnya Pemko dalam menyelesaikan masalah tersebut.

Walikota Mahyeldi, Wako Hendri Septa foto bersama.

Tentang upaya penanganan kemacetan, dia memang melihat belum ada rencana yang disiapkan Pemkot Padang. Dalam kesempatan ini, ia menuturkan Pemkot juga harus lebih fokus dalam penataan dan pemeliharaan infrastruktur. Seperti perbaikan jalan, trotoar, taman dan infrastruktur lain penunjang keindahan kota.

Dia menilai, hal itu begitu penting karena menjadi salah satu fasilitas penunjang kenyamanan para wisatawan yang datang ke Kota Padang. Dampaknya, tambah dia, tentu terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang.

“Tahun depan saya pikir Kota Padang sebagai kota metropolitan, tampilannya harus cantik terpelihara. Karena  PAD itu dari sektor pariwisata dan jasa. Kalau Padang kumuh, tidak minat ke Padang,” ucapnya.

Pemko Padang harus menyiapkan berbagai langkah demi menggenjot pembangunan dan pembenahan di Kota Padang. Ia berharap, HUT kali ini agar menjadi momentum Kota Padang sebagai pembenahan ke depan. Berbagai kekurangan yang ada akan terus diperbaiki demi kenyamanan dan kualitas hidup warga Kota Padang.

 Walau di usia yang terbilang tua, tetapi menurutnya penampilan kota harus lebih muda. Penampilan yang dimaksud tersebut yakni seperti renovasi infrastruktur wisata, majunya ekonomi kerakyatan hingga peningkatan perangkat transportasi penunjang kebutuhan masyarakat Kota Padang. (adv)

TerPopuler