Dua Hari 11 Kasus, Tanah Datar Menjadi Zona Merah Covid-19 -->

Dua Hari 11 Kasus, Tanah Datar Menjadi Zona Merah Covid-19

Selasa, 11 Agustus 2020, 07:49
Petugas menyemprot disinfektan di Puskesmas Limo Kaum I. (ist)

Batusangkar, Rakyaterkini - Sempat berembus angin segar dan nyaman beberapa hari, masyarakat Tanah Datar kembali disentakan oleh kasus positif Covid-19 hingga daerah menjadi zona merah.

Tak tanggung-tanggung dalam dua hari sebanyak 11 orang warganya terkonfirmasi positif, kesemuanya berasal dari cluster Limo Kaum.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Diskes, Roza Mardiah meminta pada warga untuk melaporkan diri dan melakukan swab bila berkunjung atau memeriksa kesehatan di Puskesmas Limo Kaum I selama 24 Juli- 8 Agustus ini.

"Dharapkan kepada seluruh masyarakat  yang pernah berkunjung dan mendapatkan pelayanan kesehatan disana agar dapat melaporkan diri dan dilakukan swab," ucap Roza Mardiah pada pers di Batusangkar, Senin (10/8/2020).

Katanya, warga dapat melaporkan diri lewat gawai dan whatsapp ke petugas kesehatan Isharianto di nomor 085274752700, Ola Anas di nomor 08126659026, atau Siska di nomor 08126726368.

Sebab, katanya, informasi dan data dari masyarakat sangat penting dalam pemutusan mata rantai penularan virus ini.

Pasien ppsitif tengah menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing adalah lerempuan usia 51 tahun warga Simabur, perempuan usia 42 tahun, warga Limo Kaum,

Kemudian, perempuan usia 34 tahun, warga Limo Kaum, perempuan usia 47 tahun, warga Limo Kaum,.

Perempuan usia 54 tahun, warga Bukit Gombak, perempuan usia 51 tahun, warga Baringin.

Perempuan usia 24 tahun, warga Balai Labuah Ateh, Pria usia 18 tahun, warga Limo Kaum, dan perempuan usia 43 tahun, warga Limo Kaum.

Dan dua orang lagi,  suami istri pemeriksaan sample swabnya dikakukan di lab baso. Pasien dirawat di RS Achmad Muchtar.

"Dinas Kesehatan sedang melakukan penelusuran keluarga dan masyarakat yang pernah kontak erat dengan sembilan pasien akan dilakukan tes swab," katanya.

Dalam menyikapi ini, ia berharap agar  masyarakat tidak panik dan tidak terpancing isu-isu yang tidak benar dan mendoakan pasien bisa segera sembuh, serta tidak memperlakukan diskriminatif kepada keluarga pasien.

Dengan ini, maka total orang terkonfirmasi positif di Tanah Datar menjadi 25 orang, dengan rincian 13 orang sembuh, 1 satu meninggal dunia, 9 isolasi mandiri, 2 orang dirawat di RS. (ydi)

TerPopuler