Tidak Puas Jawaban Kades Warga Lakukan Aksi Demo -->

Tidak Puas Jawaban Kades Warga Lakukan Aksi Demo

Jumat, 03 Juli 2020, 17:28
Rapat desa. (ist)

Trenggalek, Rakyatterkini - Warga Desa/Kecamatan Watulimo yang tergabung dalam Forum Peduli Desa (FPD) Desa Watulimo, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek kini menggelar aksi lagi untuk menuntut dikembalikannya hak atas Tanah Kas Desa.

Aksi demo tersebut diikuti ratusan warga yang tergabung dalam forum Peduli Desa (FPD) yang dilakukan di kantor balai desa setempat, Kamis (2/7/2020).

Aksi lanjutan ini tidak adanya tindak lanjut pemerintah desa terkait aksi serupa yang digelar pada 1 Mei 2020 lalu.

Aksi demo ratusan warga ini mendapat respon dari Pemerintah Desa dan Forkopimcam Watulimo. sekitar 25 Perwakilan Warga dipersilahkan masuk untuk audensi

Hadir dalam audensi tersebut Forkopimcam Watulimo, Pj kepala Desa Watulimo, BPD dan perwakilan Forum Peduli Desa Watulimo.

Dalam gelar audensi tersebut warga tetap menuntut untuk dikembalikannya Tanah kas Desa ( TKD) Desa Watulimo seperti ke semula untuk kepentingan Desa serta warga masyarakat.

Tanah tersebut, sebelumnya diduga disalahgunakan oleh oknum pemerintah desa untuk kepentingan pribadi.

“Kami meminta agar pemerintah Desa Watulimo  untuk mengembalikan Tanah kas Desa yang sudah dikuasai dan bersertifikat hak milik atas nama Ahmad Djauzi Turseno, karena prosesnya diduga cacat prosedur,” ucap kordinator FPD, Sunaryo

Lebih lanjut Sunaryo mengatakan, mereka hadir di tengah masyarakat sebagai upaya pengawalan terhadap warga yang peduli Desa  Watulimo yang menuntut hak dan memutus catatan hitam yang ada di desa Watulimo

“Seharusnya aset atau tanah kas desa dapat dikelola untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya digunakan untuk kepentingan pribadi,” ujarnya

Sunaryo mempertanyakan tanah kas desa seluas 616 meter persegi yang saat ini sudah berpindah tangan ke atas nama Ahmad Djauzi Turseno tanpa melalui prosedur yang jelas.

“Hal itu sesuai fakta dokumen atas tanah kas desa Watulimo, bahwa dalam dokumen yang dimiliki pihak Desa menyebut tanah itu tanah kas desa,dan hari ini disaksikan oleh pihak Forkopimcam,Pemdes,BPD dan Warga, sehingga permasalahan ini sudah terang benderang,” ucapnya.

Sambung Sunaryo, “Seharusnya pihak pemerintah Desa Watulimo saat ini bangga dan senang dengan perjuangan warga untuk menuntut dikembalikannya tanah kas desa ke seperti semula, karena aset tanah desa bisa kembali lagi ke desa untuk kemakmuran warga,” tegasnya

Hal senada disampaikan Sunardi yang merupakan saksi hidup atas permasalahan ini. Ia menuturkan bahwa pada 8 Juli tahun 1998 pernah melakukan aksi demo terkait tuntutan pengembalian tanah kas desa

” Pada 8 Juli 1998, Pjs.Kepala desa Darminto membuat surat pernyataan yang isinya sanggup untuk menyelesaikan persoalan sertifikat tanah atas nama Ahmad Djauzi Turseno ke status semula sebagai tanah kas desa, ” terang Sunardi

Namun, kata Sunardi, dalam perjalanan waktu ternyata tanah itu belum dikembalikan ke desa sebagai tanah kas desa, bahkan tersiar kabar tanah itu sudah tersertifikatkan secara pribadi yang akan dijual ke istri Sunaryo.

”Warga hanya meminta dikembalikannya tanah kas desa yang saat ini telah berpindah tangan dan sudah bersertifikat hak milik pribadi,” harapnya.

lebihlanjut, Penjabat (Pj) Kepala Desa Watulimo Agung Wukirno, mengatakan, bahwa aspirasi yang di sampaikan warga terkait tuntutan dikembalikannya tanah kas desa itu pihaknya sangat mendukung. Permasalahan ini nantinya akan kami rapatkan dengan pihak BPD dan perangkat lainya.

“Kami mendukung apa yang sampaikan oleh warga dan nanti akan kami rapatkan dengan BPD, tapi harus tetap melalui mekanisme/peraturan yang berlaku,” ujarnya.

Sementara, Camat Watulimo, Edi Santosa yang turut hadir dalam audensi tersebut mengapresiasi warga Desa Watulimo yang menyalurkan aspirasinya dengan cara santun, damai dan tetap menaati protokol kesehatan disaat pandemi corona saat ini, namun terkait apa yang menjadi tuntutan warga pihaknya mengharap untuk menunggu hasil/keputusan dari rapat desa. (AS) 

TerPopuler