Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Rabu, 9 Juni 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
46.385 642 41.832 1.048
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Terdakwa Pembunuhan Pelajar di Limapuluh Kota Divonis 9 Tahun

Senin, 13 Juli 2020 | 22:14 WIB Last Updated 2020-07-13T15:14:50Z
Tim penasehat hukum terdakwa. (foto ist)

Limapuluh Kota, Rakyatterkini - Pelaku kasus kekerasan yang menyebakan meninggalnya seorang pelajar, M Syawal (16) di Kabupaten Limapuluh Kota berapa waktu lalu, divonis 9 tahun penjara.

Sidang pembacaan vonis itu digelar di PN Tanjung Pati pada Kamis 9 Juli 2020 lalu.

Terdakwa ME panggilan Ipen, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana Kekerasan terhadap anak yang menyebabkan meninggal dunia, sebagaimana dalam dakwaan kesatu.

Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Pati, Herry Cahyono, memimpin sidang pembacaan Vonis itu, didampingi dua Hakim Anggota, Isnandar Syahputra, dan Henki Sitanggang, mengatakan terdakwa menerima putusan/vonis tersebut, sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Payakumbuh masih pikir-pikir.

"Iya, memang digelar sidang pembacaan vonis kasus kekerasan yang menyebabkan matinya korban. Dalam sidang, majelis hakim memutus terdakwa dengan vonis 9 tahun penjara, selain itu terdakwa juga diwajibkan membayar biaya perkara, sebut Humas   PN Tanjung Pati, Isnandar Syahputra, Senin (13/7/2020).

Sementara itu, penasihat hukum tersangka, J.H.V Law Firm menuturkan,  kliennya ME menyesali perbuatannya.

“Klien kami menyesali perbuatannya dan ikhlas menjalani hukuman,” sebut Vault Vandelant didampingi, Jonni lumbantoruan dan Hafis Alfarisyi.

Seperti dikabarkan sebelumnya, tersangka ME (39) merupakan orang tua dari anak berinisial R (16) yang sebelumnya diduga berkelahi dengan korban M. Syawal. Dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa selama 13 tahun penjara. (rdo)



×
Berita Terbaru Update