Satreskrim Polres Klaten Tangkap Pelaku Pencurian Burung -->

Satreskrim Polres Klaten Tangkap Pelaku Pencurian Burung

Sabtu, 04 Juli 2020, 17:20
Barang bukti burung yang diamankan. (foto cahyo)

Klaten, Rakyatterkini - Jajaran Satreskrim Polres Klaten berhasil mengungkap kasus pencurian burung di rumah warga Dukuh Sidokerto RT10/04, Desa Joho, Prambanan yang terjadi pada Senin, 22 Juni 2020 lalu.

Polisi menetapkan pria berinisial SP alias Gembeng sebagai tersangka dalam peristiwa yang terjadi di rumah korban Surata.

Kasatreskrim Polres Klaten AKP Andryansyah Rithas Hasibuan mewakili Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu mengatakan salah seorang pelaku saat ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Tersangka SP mencuri 12 burung dan 2 sangkar sementara satu tersangka lainnya bernama Eko masih DPO," katanya saat menggelar jumpa pers di Mapolres Klaten, Jumat (3/7).

‎Andryansyah menambahkan, Eko alias Pekok membawa lari 3 ekor burung kenari dan 1 ekor burung jenis blackthroat.

‎"Pelaku mengambil barang dengan cara masuk ke dalam rumah setelah membobol tembok bagian belakang. Pelaku kemudian masuk ke rumah dan mengambil burung bersama sangkarnya," jelasnya.

Kasatreskrim menambahkan, pelaku berhasil masuk ke rumah korban yang saat itu sedang dalam kondisi kosong karena ditinggal korban berjualan di Pasar Joho yang berjarak sekitar 2,5 kilometer. 

‎Andryansyah melanjutkan, sekitar pukul 11.30 WIB korban baru pulang dan mendapati beberapa jenis burung hilang antara lain, 2 ekor burung Murai Batu, 8 ekor Kenari, 2 ekor jenis Blackthroat dan 2 sangkar burung.

Barang bukti yang disita berupa 2 ekor Murai Batu Medan/Bahorok dengan taksiran harga per ekor Rp6 juta. 

Jenis burung lain berupa 2 ekor Blackthroat dengan taksiran harga masing-masing Rp1,5 juta. 

Selain itu, 1 ekor Filial F4 dengan taksiran harga Rp2,5 juta per ekor dan 1 ekor Filial F2 dengan taksiran harga Rp2,5 juta.

Barang bukti lain berupa 6 ekor Filial F1 dengan taksiran harga Rp2,5 juta per ekor dan 2 buah sangkar dengan taksiran harga Rp1.150 ribu.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4e dan 5e KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHP. (cahyo)

TerPopuler