Sampah Berserakan di Sungai, Terumbu Karang Terancam Punah -->

Sampah Berserakan di Sungai, Terumbu Karang Terancam Punah

Kamis, 16 Juli 2020, 11:57
Inilah pemandangan sampah berserakan di sungai. Foto ini sekitar tiga tahun lalu.

Padang, Rakyatterkini - Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri menuturkan sampah rumah tangga yang berserakan di aliran sungai, selain merusak ekosistem sungai, juga merusak terumbu karang.

Ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyelamatkan ekosistem laut, jika tidak terumbu karang akan punah. Jika ini terjadi, perairan laut Sumatera Barat akan kekurangan ikan, sebab terumbu karang itu tempat berkembangbiaknya ikan.

Dikatakan, penyebab rusaknya populasi ikan dan terumbu karang adalah akibat memuang sampah ke aliran sungai, terutama sampah an organik (plastik).

Ini menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat untuk menyelamatkan ekosistem laut, jika tidak terumbu karang akan punah. Jika ini terjadi, perairan laut Sumatera Barat akan kekurangan ikan, sebab terumbu karang itu tempat berkembangbiaknya ikan.

Sampah-sampah plastik yang dibuang ke sungai yang bermuara ke laut ini yang berbahaya, karena plastik akan menutup permukaan terumbu karang, ujar Yosmeri.

Jika plastik-plastik telah menutup permukaan terumbu karang, ekosistem laut tersebut akan rusak, bahkan bisa mati.

Terumbu karang itu tempat hidup dan berkembang biak ikan. Jika plastik telah menutup terumbu karang, maka perkembang biakan ikan akan sudah. Ini akan berdampak pada nelayan, karena hasil tangkapan akan berkurang.

Dikatakan, daerah-daerah yang memiliki sungai dan bermuara ke laut pada umumnya terumbu karangnya cenderung rusak, karena endapan lumpur dan sampah-sampah menutupi terumbu karang tersebut. (hms-sumbar)

TerPopuler