Ratusan Warga Sikilang Unjukrasa: Sekda Yudesri Pinjamkan Mobil Ambulan -->

Ratusan Warga Sikilang Unjukrasa: Sekda Yudesri Pinjamkan Mobil Ambulan

Rabu, 29 Juli 2020, 15:49
Unjukrasa di kantor bupati Pasaman Barat. (foto ist)

Simpang Empat, Rakyatterkini - Ratusan Masyarakat Nagari Sikilang Kecamatan Sungai Aur Pasaman Barat berunjukrasa menuntut perbaikan fasilitas umum yakni perbaikan  jalan, jembatan, bantuan ambulan, di depan gedung DPRD setempat Rabu (29/7/2020) siang.

"Kampung kami sangat terisolir pak dewan, jalan buruk, tidak ada jembatan dan tidak ada mobil ambulan untuk berobat. Mana janji-janji bapak dewan sebagai wakil rakyat, " ujar Syahrul Huda, Randi, dan sejumlah juru bicara  demo atas nama Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (Ampek Pasbar).

Menurut mereka, dalam lima tahun terakhir ini sudah ada sekitar 10 warga mereka meninggal dunia karena keterlambatan pertolongan medis untuk dibawa ke RSUD di ibukota kabupaten, Simpang Empat.

"Jalan kami buruk, jembatan tak ada, mobil ambulan juga tidak ada. Jadi jika sakit warga kami selalu terlambat dapat pertolongan, bahkan sudah banyak meninggal pasca melahirkan,"ujar juru bicara demonstran lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, pengunjukrasa juga menuntut pihak Badan Kehormatan DPRD agar mengusut kasus hukum Ketua DPRD yang terjerat hukum di Polres Pasaman Barat.

"Kami dengar Ketua DPRD kami juga terjerat isu hukum oleh karenanya kami minta pihak badan kehormatan dewan juga mengusutnya," sebut mereka.

Para pengunjukrasa diterima oleh Ketua Komisi III DPRD H Baharuddin R, dan Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Endang Jaya Putra. Sementara massa kecewa dengan ketidakhadiran ketua DPRD Farizal Hafni ketika mereka menyampaikan aspirasi.

H Baharuddin di hadapan pengunjukrasa menyetujui aspirasi masyarakat Sikilang jika sudah diajukan bupati.

"Pada prinsipnya jika  usulan bapak/ibu diajukan bupati, kami pasti untuk menyetujui dan mengesahkan, karena wewenang kami mengesahkan anggaran, sedangkan yang menganggarkan adalah bupati," sebut Bahar.

Soal tuntutan warga tentang kasus hukum Ketua DPRD Farizal Hafni, juga ditanggapi oleh Ketua BK DPRD Endang Jaya Putra.

"Tanggal 3 Agustus besok kami bersama lima orang anggota BK akan rapat untuk mengusut pengaduan itu. Kami bekerja sesuai dengan mekanisme dan kewenangan BK,"kata Endang.

"Jika terbukti apa yang dilaporan masyarakat tentang Ketua DPRD tersebut, sanksinya bisa teguran lisan, tulisan, bahkan bisa pemberhentian sebagai ketua DPRD. Jadi bapak/ibuk bersabar dulu," jelas Endang.

Usai menyampaikan aspirasi di depan gedung DPRD Pasaman Barat, sesudah zuhur demonstran juga menyampaikan aspirasi yang sama di depan kantor Bupati Pasaman Barat.

Mereka diterima oleh Sekda Pemkab Pasaman Barat Yudesri didampingi Ketua Komisi III DPRD H Baharuddin R di ruang Balkon kantor bupati Pasaman Barat.

Terhadap tuntutan masyarakat Sikilang, Sekda Yudesri bersama Ketua Komisi III H Baharuddin R memberikan solusi meminjampakaikan ambulan Korpri kepada masyarakat Sikilang guna dimanfaatkan untuk kepentingan warga Sikilang.

Atas solusi tersebut, pengunjukrasa merasa senang dan berterima kasih atas solusi yang diberikan pemerintah daerah Pasaman Barat. (junir sikumbang)

TerPopuler