Pemkab Mentawai Targetkan Agustus PLTBm Beroperasi Lagi -->

Pemkab Mentawai Targetkan Agustus PLTBm Beroperasi Lagi

Jumat, 17 Juli 2020, 17:42
PLTBm di Desa Saliguma. (ist)

Mentawai, Rakyatterkini - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai menargetkan pada Agustus 2020 Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa bambu (PLTBm) dapat dioperasikan kembali.

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet menyebutkan tiga Pembangkit Listrik Tenaga Biomasa bambu (PLTBm) yang berada di Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai memang sempat berhenti beroperasi terhitung 1 Juni 2020, karena persoalan belum cairnya dana operasional.

Dioperasikannya kembali PLTBm itu, kata Yudas juga untuk memenuhi aspirasi  masyarakt Siberut yang disampaikan ke Komisi III DPRD  dan dengan pertemuan    di aula sekretariat daerah dengan menghadirkan pihak terkait, yakni pemerintah daerah, koperidag, perusda, Bapenas, guna mendapatkan jawaban pasti dari pemerintah setempat.

Pemerintah  daerah dengan anggota DPRD Mentawai, sangat  mendukung hal ini, di Komisi III DPRD bersama OPD terkait sudah membahas berbagai perdebatan akhirnya diputuskan.

"Tudingan anggaran di korupsi itu tidak benar, anggarannya saja belum cair, "kata Yudas, di Tuapejat, Rabu (15/7/2020).

Yudas mengatakan, pemerintah akan menindaklanjuti PLTBm  ini bersama OPD terkait, maka sisi perda dan anggarannya, paling lama Agustus 2020, Tenaga Pembangkit Listrik atau Tenaga Biomassa di daerah Siberut hidup kembali seperti biasanya.

Bangunan dan alat PLTBm di Kabupaten Kepulauan Mentawai terletak di tiga lokasi yaitu Desa Madobag serta Matotonan di Siberut Selatan dan Desa Saliguma kecamatan Siberut Tengah

Ketiga pembangkit sudah beroperasi sejak Maret 2018 lalu. Saat ini sebagian pembangkit atau plant biomassa masih menggunakan bahan bakar minyak ataupun bahan bakar kayu.

Untuk plant Desa Saliguma, kapasitasnya 250 Kilo Watt (KW), Desa Madobag 303 KW, dan Matotonan 350 KW.

Awalnya penerangan PLTBm ini macet. Masyarakat selalu bertanya-tanya kenapa PLTBm tidak beroperasi, maka pihak pemerintah desa, yang tergabung di tiga desa berinisiatif untuk mencarian jalan keluarnya. (jaibi)

TerPopuler