Jaga Stabilitas Pasokan Pangan di Tengah Pandemi, 142.290 Kilogram Benih Tanaman Pangan

Jaga Stabilitas Pasokan Pangan di Tengah Pandemi, 142.290 Kilogram Benih Tanaman Pangan

Rabu, 01 Juli 2020, 08:25
Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni bersama masyarakat. (foto ist)

Painan, Rakyatterkini - Di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan setempat, terus mengajak para petani dan masyarakat untuk tetap optimis membangun pada sektor pertanian.

Hal tersebut sangat urgent agar masyarakat sadar bahwa pangan tidak boleh terhenti berproduksi.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Pesisir Selatan, Nuzirwan menyebutkan, hal itu sejalan dengan gerakan peningkatan ekspor komoditi pertanian yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo.

Bahkan, tahun ini daerah setempat memperoleh bantuan benih dari Direktorat Pembenihan Kementerian Pertanian dan Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Provinsi Sumatera Barat.

Bantuan tersebut meliputi dua benih komoditi tanaman pangan, yaitu Padi dan Jagung. Alokasi benih padi untuk areal persawahan seluas 1.562 hektare dengan total bantuan 39.050 kilogram.

Sementara, bantuan benih jagung dengan 2 varietas yaitu Bisi 18 dan NK 212 untuk lahan seluas 9,486 hektare dengan total bantuan 142.290 kg," ujar Nuzirwan, usai penyerahan bantuan benih Jagung Hybrida secara simbolis untuk kelompok tani se Kecamatan Sutera di Nagari Rawang Gunung Malelo Surantih, Selasa (30/6/2020).

Menurutnya, dari alokasi bantuan tersebut, untuk Kecamatan Sutera bakal disalurkan bantuan benih Jagung pada 28 kelompok tani dengan jumlah anggota kelompok sebanyak 656 orang, dengan total luas lahan mencapai 580 hektare.

Meski pendistribusian bantuan dilakukan dimasa pandemi, namun kami tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19, yaitu memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan," ucapnya lagi.

Ia menuturkan, sesuai visi bupati yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, yakni terwujudnya masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan yang Mandiri, Unggul, Agamais, dan Sejahtera, maka pihaknya menjalankan misi.

Pertama yaitu melaksanakan reformasi birokrasi dengan aparatur yang bersih dan responsif dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat, serta misi ke empat yaitu meningkatkan produksi dan nilai tambah dengan tetap mengedepankan pembangunan yang berkelanjutan.

Berkaitan dengan dua misi di atas, walaupun tahun ini terjadi refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, kami beserta seluruh jajaran dinas tetap konsisten sampai ke lapangan untuk peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura, dan perkebunan sesuai motto Pertanian Jaya, Petani Sejahtera, dan Pesisir Selatan Maju," tuturnya.

Sementara itu, Bupati Hendrajoni memberikan apresiasi kepada seluruh stakeholder terkait, khususnya Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan, Kabupaten Pesisir Selatan.

"Jadi, saudaraku semua tidak usah ragu dan bimbang. Apa saja jenis bantuan untuk pertanian bakal kita upayakan ke pusat. Silahkan buat saja proposalnya, Insya Allah dikabulkan," kata bupati menegaskan. (baron)

TerPopuler