DPRD Padang Berikan Waktu Dua Hari Selesaikan Polemik PPDB -->

DPRD Padang Berikan Waktu Dua Hari Selesaikan Polemik PPDB

Rabu, 08 Juli 2020, 18:15
Walimurid mengadukan nasib anaknya ke DPRD Padang.

Padang, Rakyatterkini -  Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Padang, memberi tenggang waktu dua hari kepada pemerintah kota, untuk menyelesaikan polemik Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham Maulana mengatakan, pihaknya telah memberikan dua rekomendasi kepada pemerintah kota melalui dinas pendidikan dalam mengatasi polemik itu.

Pertama DPRD meminta kepada pemerintah kota melalui dinas pendidikan agar menambah kuota. Hal ini karena masih banyak anak yang nilainya bagus, tapi masih terkendala usia.

Ada yang memiliki nilai 83, 85, dan sebagainya tapi tak bisa diterima, misal dalam satu kelas yang terdiri dari 25 siswa masih bisa ditambah 30 siswa.

Kedua diakomodir oleh dinas pendidikan dengan memanfaatkan sekolah fillial, katanya, Rabu (8/7/2020).

Pihaknya berharap rekomendasi itu dikoordinasikan oleh dinas pendidikan dengan pemerintah kota agar terlaksana. Semua rekomendasi itu dikoordinasikan dengan walikota.

"Kita beri waktu sehari atau dua hari sehingga tahun di tahun ajaran baru anak-anak bisa sekolah," jelasnya.

Selain itu, ke depan DPRD juga meminta pemerintah kota menambah bangunan sekolah baru. Solusi kedepan sesuai yang disampaikan kepala dinas kita masih kekurangan sekitar 550 ruang kelas.

Sebelumnya, puluhan walimurid mendatangi DPRD Kota Padang mengadukan soal PPDB yang dinilai tidak wajar. Hal ini karena anak mereka tidak diterima di sekolah yang mendaftar pada zona zonasi karena faktor usia. (gp)

TerPopuler