Berharap Bantuan, di Rumah Papan Berlantai Tanah Itu, Dihuni Dua Keluarga -->

Berharap Bantuan, di Rumah Papan Berlantai Tanah Itu, Dihuni Dua Keluarga

Minggu, 05 Juli 2020, 09:19
Belum tersentuh bantuan. (foto baron)

Painan, Rakyatterkini - Miris benar apa yang dialami Sepriani, janda dua anak ini. Warga Kampuang Simpang Galanggang, Nagari Koto Taratak, Sutera, Pesisir Selatan bertahun-tahun, tinggal di rumah gubuk berdinding papan, dan berlantaikan tanah.

Ironisnya, ia belum ada mendapatkan bantuan pemerintah, padahal ia tinggal di rumah tidak layak huni.

Pantauan di lapangan, Jumat (3/7/2020), dimana ruang yang hanya memiliki satu ruangan tempat berkumpul keluarga dan satu kamar. Disisi lain, terdapat juga kursi panjang, tempat dimana dua keluarga ini biasa duduk bersama, yang berada di atas lantai tanah.

Ketika ditemui, baik Sepriani maupun Nani Anam, mengaku belum pernah mendapatkan bantuan pemerintah. Mulai dari bedah rumah yang dicetuskan oleh Kementrian Sosial, hingga RTLH yang dicetuskan oleh kementrian PUPR.

"Kami sendiri tidak tahu, seperti apa bantuan pemerintah ini mengalir ke desa dan nagari kami, tau-tau sudah ada yang informasikan kalau tetangga kami mendapatkan program bedah rumah,” ujar Sepriani dan Nani Anam itu.

Keduanya mengaku, sempat mempertanyakan kepada walinagari setempat. Namun, tidak mendapatkan respon dan jawaban kapan dapat sampai sekarang tidak tau.

Sepriani dan Nani Anam berharap kepada pemerintah, agar tidak salah sasaran dalam menyalurkan bantuan. Dirinya tidak menyalahkan siapapun dalam hal ini, hanya saja berharap ia yang menempati kediaman dengan berdindingkan papan, dan jikalau hujan harus menampung bocoran dari atap. (baron)

TerPopuler