Tanah Datar Dipersiapkan untuk Pelaksanaan New Normal -->

Tanah Datar Dipersiapkan untuk Pelaksanaan New Normal

Rabu, 03 Juni 2020, 17:00
Sekdakab Irwandi dalam video conference bersama Gubernur Irwan Prayutno. (foto ist)

Batusangkar, Rakyatterkini
- Tanah Datar dipersiapkan menuju tatanan baru produktif dan aman Covid-19 (new normal).

Hal ini terungkap dalam video conference bupati, walikota dengan Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, Rabu (3/6/2020).

Bupati diwakili Sekdakab Tanah Datar, Irwandi melalui video conference di posko gugus Tugas Gedung Nasioal Suri Maharajo Dirajo menyatakan Tanah Datar sejak rapat terakhir pada 28 Mei yang lalu telah melakukan persiapan untuk memasuki masa new normal atau dan aman covid.

"Diharapkan pada 8 juni mendatang Tanah Datar sudah siap untuk memasuki masa new normal," sebut Irwandi didampingi sejumlah pejabat Pemkab.

Dikatakan, pelaksanaan new normal di Tanah Datar akan dilaksanakan dengan catatan tidak ada lagi peningkatan kasus Covid-19 sampai pada tanggal 7 Juni nanti. Artinya apabila ada kasus Covid baru menjelang tanggal 7 Juni maka pemberlakuan masa new normal akan ditinjau kembali.

Untuk Padang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kabupaten Mentawai masih menunggu keputusan sampai tanggal 7 Juni nanti karena masih melaksanakan PSBB. Hanya Bukittinggi sudah terlebih dahulu keluar dari PSBB pada tanggal 29 Mei yang lalu.

Untuk ini, Irwan Prayitno menjelaskan sejumlah indikator yang telah diterbitkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kementerian terkait harus dipenuhi sekaligus menjadi panduan dalam menerapkan Tatanan Baru Produktif Aman Covid-19.

“Syarat dari WHO ada 6 diantaranya membuktikan bahwa penyebaran melalui transmisi lokal telah terkendali dengan baik,” ujar gubernur

Menurutnya, tingkat kesembuhan di wilayah Sumbar cukup tinggi. Persentase kesembuhan berada pada angka 47,39%, sedangkan tingkat kematian berkisar pada 4,35%. Ini jauh dari rata-rata nasional.

Syarat kedua adalah sistem kesehatan masyarakat yang dapat mendeteksi, menguji, mengisolasi dan menangani setiap kasus dan melacak setiap kontak.

Diminta bagaimana upaya meminimalisir resiko pada tempat yang rentan terjadinya penularan, baik pada pemukiman, sekolah, pasar dan fasilitas umum lainnya.

Persyaratan lainnya menurut gubernur adalah bagaimana mengantisipasi adanya penyebaran kasus impor yang berasal dari luar daerah.

Hingga upaya untuk mengedukasi masyarakat agar senantiasa disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. (ydi)

TerPopuler