Persiapan Proses Pembelajaran, Kakankemenag Tanah Datar Tinjau MAN 3

Persiapan Proses Pembelajaran, Kakankemenag Tanah Datar Tinjau MAN 3

Rabu, 17 Juni 2020, 21:50
Kakankemenag Tanah Datar, H. Syahrul, didampingi Kepala MAN 3, Ardona Ananda, (foto yusnaldi)

Batusangkar, Rakyatterkini - Dalam rangkaian persiapan menghadapi proses pembelajaran di masa new normal produktif pendidikan madrasah, Kakankemenag Drs. H. Syahrul berkunjung ke MAN 3 Tanah Datar.

Kedatangannya, Rabu (17/6) disambut Kepala MAN 3 Tanah Datar, Ardoni Ernanda, M.Ag, pengawas Dra. Sunarti, KUA Lintau Buo Utara H. Erisman, S.Ag, dan MAS/MTs di Lintau bersama gurunya.

Syahrul pada kesempatan itu meminta agar kegiatan pendidikan produktif madrasah dengan proses tatap muka yang akan dilaksanakan nantinya haruslah dipersiapkan sarana yang mengacu pada protokol kesehatan Covid-19.

"Kesehatan siswa madrasah harus jadi perhatian utama, bila kegiatan produktif pembelajaran dilaksanakan. Semua harus mengacu pada protokol kesehatan dalam new normal," ungkap Kakankemenag.

Makanya, persiapan dengan alat pelindung diri, tempat cuci tangan, sosial distance dan lainnya harus jadi perhatian.

Sementara, teknis dan pola pembalajaran yang harus menyesuaikan dengan keputusan bersama.

"Semoga tahap new normal ini melahirkan kesalehan sosial, prestasi dan kebersamaan siswa serta guru madrasah," timpalnya.

Ia berharap agar prestasi dan kemajuan madrasah lahir di tangan kepalanya Ardoni Ernanda, yang masih muda, energik, bersahaja dan cekatan.

Kemudian, Syahrul meminta sebagai bentuk pertanggungjawab ASN baik guru dan pegawai terhadap tugasnya, terutama dimasa-masa pandemi Covid 19 ini.

Kakankemenag meminta untuk membuat program kerja harian, mingguan dan bulanan wajib dilaporkan kepada atasanya.

Menurutnya, semua ASN Kankemenag harus berkarakter, profesional dibidang tugasnya, dan selalu memiliki keinginan untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki dengan mengutamakan kekompakan dan kerjasama, kemudian meningkatkan kedisiplinan dalam bertugas sesuai aturan  dan regulasi.

Dijelaskan Ardoni Ernanda, madrasahnya satu-satunya Madrasah Negeri di Kecamata Lintau Buo Utara dengan lokasi agak sempit Lokasi hanya 2.015 M2, jumlah Rombel 8 dan GTK sebanyak 36, yang terdiri dari 22 Guru PNS, kemudian siswa hanya 155 orang.

Dimana,  46 orang yang tamat tahun ini, 27 orang diterima diberbagi PTN/ PTAIN di Jawa dan Sumatera melalui jalur undangan dan ada juga yang bidik misi.

"Untuk pengembangan madrasah secara Fisik diarahkan dalam bentuk bangunan bertingkat, karena terkendala dengam luas tanah yang dimiliki," timpalnya.

Rombongan Kakankemenag juga menyaksikan kolam yang baru dibangun dengan memanfaatkan sarana sanitasi air hujan di madrasah itu. (ydi)

TerPopuler