Objek Wisata Mulai Dibuka, Paralayang Perlu Pembinaan

Objek Wisata Mulai Dibuka, Paralayang Perlu Pembinaan

Rabu, 17 Juni 2020, 21:30
Olahraga paralayang di Agam. (foto ist)

Agam, Rakyatterkini.com - Pasca penerapan new normal di Kabupaten Agam, beberapa tempat objek wisata telah mulai dibuka. Selain objek wisata resmi, ada pula objek wisata baru yang belum terkelola dengan baik dan belum tersentuh pembinaan Pemerintah Kabupaten Agam.

Kawasan itu biasa dikenal masyarakat setempat dengan sebutan Bukik Bukua, bertempat di Jorong Baso, Nagari Tabek Panjang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

Berdasarkan pantauan media ini di lokasi tersebut, telah dilakukan uji coba penerbangan olahraga dirgantara paralayang yang mengundang perhatian masyarakat setempat.

Penerbangan paralayang perdana di daerah itu, Selasa (16/6/2020) antusias masyarakat yang cukup tinggi, masyarakat setempat terhibur dengan aksi yang dilakukan atlet paralayang Sumbar itu.

Memang selama beberapa bulan ini seluruh objek  wisata di Agam ditutup paska pandemi covid 19, hingga pase new normal ditetapkan.

Masyarakat sekitar ikut menyaksikan atlet paralayang melayang di udara dan berswafoto di lokasi take off dengan latar hamparan persawahan dan perkampungan, serta dipadu dengan deretan bukit barisan yang menambah keindahan pemandangan di kawasan Bukik Bukua.

Seorang Atlet Paralayang Sumbar, Hendri Uwo sangat piawai sekali melakukan terbang perdana di Bukik Bukua itu.

Hendri Uwo, Rabu (17/6) mengatakan kawasan perbukitan di Nagari Tabek Panjang itu sangat cocok dijadikan sebagai objek wisata baru di Kabupaten Agam.

Selain menyuguhkan pesona keindahan pemandangan, kondisi arah angin di kawasan tersebut sangat cocok untuk penerbangan paralayang.

Bahkan kawasan ini bisa dijadikan sebagai salah satu tempat take off olahraga paralayang di Sumatera Barat.

“Kita berharap Pemkab Agam bisa merespon positif dengan adanya spot wisata baru ini. Untuk kedepannya kita berharap kepada Pemerintah Nagari setempat untuk mengembangkan potensi objek wisata, apalagi dengan adanya penerbangan paralayang, ini akan mengundang pengunjung berdatangan ke lokasi ini,” katanya.

Menurutnya, dengan adanya penerbangan paralayang di kawasan itu bisa menghibur masyarakat setempat yang haus akan hiburan. Selain itu, dengan adanya wisata baru ini, bisa memajukan ekonomi masyarakat seiring dengan datangnya pengunjung yang berwisata ke Bukik Bukua itu.

“Dengan adanya destinasi baru dan aksi Paralayang di bukik bukua ini, diharapkan bisa menambah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Agam. Apalagi saat ini Pemkab setempat tengah menggencarkan tagar #AyoKeAgam, tentu hal ini bisa menjadi salah satu media pendukung agar kunjungan wisatawan ke Agam meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya pihaknya telah mensurvei lokasi tersebut bersama atlet paralayang Sumbar untuk uji coba terbang perdana.

Selain itu, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah Nagari setempat agar kedepannya tempat ini bisa dijadikan sebagai tempat take off olahraga paralayang terbaru di Sumatera Barat. (vn)

TerPopuler