Menjelang New Normal, Pemkab Mentawai Buat Pembatas Jarak di Dermaga

Menjelang New Normal, Pemkab Mentawai Buat Pembatas Jarak di Dermaga

Selasa, 09 Juni 2020, 22:21
Pemkab Mentawai buat pembatas jarak di dermaga. (foto jaibi)

Mentawai, Rakyatterkini - Menjelang new normal, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama stakeholder terkait mulai melakukan beberapa persiapan secara teknis di lapangan.

Seperti, Polres Kepulauan Mentawai bersama Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan aksi bersih-bersih di areal dermaga, pengecatan pembatas jarak di dermaga Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara.

"Hari ini kita meninjau kesiapan di dermaga terutama sebagai pintu masuk dari Padang ke Mentawai terkait pembuatan pembatas untuk physical distancing/jaga jarak bagi penumpang yang turun dari atas kapal, "ucap Martinus Dahlan, Setda Kepulauan Mentawai, Selasa (9/6/2020).

Selain itu, di dermaga juga akan disiapkan pos, tempat cuci tangan, dan masyarakat wajib memakai masker.

Kita siapkan bahan-bahannya termasuk di pasar-pasar, warung, dan tempat lainnya bersama tim yang sudah dibagi hingga tingkat kecamatan, "imbuh Martinus.

Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Dody Prawiranegara juga menyebutkan kegiatan hari ini juga dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara ke-74.

"Tujuan kita membuat pembatas jarak yang dicat ini agar masyarakat yang tiba di dermaga sudah mengetahui langsung bahwa Pemda dan stakeholder setempat sudah mulai menerapkan tata cara new normal atau era tatanan normal baru dan tidak bingung dimana boleh berdiri dan tidak boleh," kata AKBP Dody Prawiranegara.

Masyarakat yang turun dari kapal harus menjaga jarak atau menerapkan physical distancing dengan berdiri pada garis hitam, dan pada garis tanda silang merah dikosongkan.

Kegiatan tersebut juga akan menyasar areal publik lainnya.

"Mari bersama-sama menghargai diri dengan mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan yang sudah dibuat pemerintah pusat dan daerah. Vaksin yang paling penting untuk Covid-19 adalah disiplin diri sendiri," imbau AKBP Dody Prawiranegara.

Jika ditemukan warga yang melanggar, nantinya akan dilakukan pendekatan secara persuasif. (jaibi)

TerPopuler