Masa Diberlakukan Normal Baru, 18 Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Masa Diberlakukan Normal Baru, 18 Pasien Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Senin, 15 Juni 2020, 10:04
Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Agam, Khasman Zaini. (foto ist)

Agam, Rakyatterkini.com - Satu minggu masa pemberlakuan tatanan normal baru produktif dan aman covid-19 di kabupaten Agam, 18 warga Agam yang sebelumnya dinyatakan positif terinfeksi virus corona dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Kabar gembira itu disambut positif semua pihak, termasuk seluruh keluarga pasien yang sebelumnya menjalani serangkaian perawatan di berbagai rumah sakit rujukan covid-19 di Sumbar.

Banyak yang berharap, tidak ada potensi penyebaran virus corona di kabupaten Agam, dalam era tatanan normal baru yang dicanangkan sejak Senin lalu.

Menurut Khasman Zaini, juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTP2 Covid-19) Agam kepada rakyyatterkini.com, Senin (15/6/2020) sejak 1-30 Mei lalu, tercatat pertumbuhan angka masyarakat kabupaten Agam yang dinyatakan positif terpapar covid-19 yang didominasi tenaga kesehatan di berbagai kecamatan.

Melalui serangkaian perawatan intensif di beberapa rumah sakit rujukan covid-19 di Sumbar, Jumat kemarin seluruh pasien yang berasal dari daerah kabupaten Agam sudah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing.

Dijelaskan Khasman Zaini, pasien terakhir yang dinyatakan sembuh adalah Pasien 18 berinisial ZU asal Nagari Koto Gadang, Kecamatan IV Koto yang dirawat sejak tanggal 30 Mei 2020 lalu di Rumah Sakit Rasidin Padang, dan dinyatakan sembuh Jumat (12/6).

"Saat ini, pasien terakhir asal kabupaten Agam itu menjalani isolasi mandiri di rumahnya, “ kata Jurubicara GTP2 Covid-19 Agam tersebut.

Di sisi lain di era normal produktif dan aman covid-19 di kabupaten Agam, pihaknya berharap seluruh masyarakat tetap mentaati protokol penanganan covid-19, dengan memakai masker jika keluar rumah, selalu jaga jarak aman dan rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

"Bersama kita jaga seluruh masyarakat, agar posisi O pasien tetap dipertahankan sampai penanganan pandemic covid-19 tuntas di dunia ini, “ujar Khasman Zaini. (VN)

TerPopuler