Kapolda Jateng Targetkan 8.000 Kampung Siaga Covid-19‎

Kapolda Jateng Targetkan 8.000 Kampung Siaga Covid-19‎

Kamis, 18 Juni 2020, 17:30
Kapolda saat di dapur umum Polres Klaten-Kodim 0723. (foto cahyo)

Klaten, Rakyatterkini - Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi didampingi Bupati Klaten Sri Mulyani, Kamis (18/6) mengunjungi dapur umum yang didirikan oleh Polres Klaten bersama Kodim 0723 Klaten.‎

‎"Saya melakukan cross check di salah satu Polres yaitu di Polres Klaten. Hari ini secara serentak di jajaran Polda Jateng dilakukan kegiatan dapur umum," katanya.‎

Mantan Kapolresta Solo itu mengatakan, kegiatan dapur umum dilakukan serentak di seluruh Polres se-Polda Jawa Tengah pada jam dan waktu yang sama.

Pria dengan dua bintang di pundaknya itu mengatakan, khusus untuk Polres Klaten kegiatan dapur umum sangat luar biasa.

"Di sini sangat luar biasa karena ada kerjasama antara Polres, Pemda dan Kodim dan ada nilai positifnya adalah keberadaan relawan," kata Irjen Pol Ahmad Lutfi.‎

Ia menambahkan, dapur umum yang didirikan hasil kerjasama bersama relawan tersebut berada di 6 titik.‎

"Dapur umum ini dipergunakan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, yaitu mereka yang terisolir dan mereka yang masuk zona merah. Kalau di Klaten ada 5 titik yang itu menjadi sasaran," kata Irjen Pol Ahmad Lutfi.‎

Kapolda berharap keberadaan dapur umum tersebut bisa meringankan beban masyarakat dalam mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari.

Sementara itu terkait keberadaan kampung siaga di wilayah Polda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi mengatakan hal tersebut sangat bagus dan bisa dijadikan sebagai role model.

Menurutnya, di kampung siaga itu diciptakan polisi sebagai fasilitator dan mendidik masyarakat sebagai pelopor dalam menangani Covid-19.

Ahmad Lutfi menambahkan, di kampung siaga masyarakat diberikan pelatihan untuk membuat masker dan hand sanitizer.

"Di kampung siaga ada dibentuk lumbung pangan, dapur umum dan membuat tempat karantina bagi ODP dan PDP," kata Lutfi.‎

Menurutnya, jika kampung siaga itu dilakukan secara bersama-sama maka masyarakat akan  mampu untuk mengatasi dirinya sendiri menghadapi Covid-19.

"Polda Jateng pada bulan ini menargetkan terbentuknya 8.000 kampung siaga Covid-19. Jika jumlah itu terwujud saya yakin akan dapat membantu masyarakat dalam pencegahan Covid-19 di wilayah Jawa Tengah," pungkasnya.‎ (cahyo)

TerPopuler