DKP Sumbar Tetap Lakukan Razia Bagan di Danau Singkarak

DKP Sumbar Tetap Lakukan Razia Bagan di Danau Singkarak

Rabu, 17 Juni 2020, 16:45
Razia bagan beberapa waktu lalu.

Padang, Rakyatterkini - Penertiban bagan akan digelar kembali, setelah terhambat akibat penyebaran virus Covid-19 dan pelaksanaan PSBB di Sumatera Barat.

Sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar menghentikan untuk sementara penertiban bagan di Danau Singkarak. Namun, setelah tatanan baru (new normal), DKP akan melakukan kembali penertiban bagan di Danau Singkarak, sebab aktivitas ilegal itu masih terjadi.

"Iya, kita akan melakukan razia lagi, namun waktunya belum ditentukan, "ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri, kepada rakyatterkini.com, beberapa waktu lalu.

Razia penertiban bagan di Danau Singkarak bertujuan untuk menyelamatkan populasi ikan bilih di danau tersebut. Meskipun ditunda, keberadaan bagan nelayan di Danau Singkarak sudah mulai berkurang, setelah dilakukan razia beberapa waktu lalu.

Pada razia-razia sebelumnya, puluhan bagan yang beroperasi di Danau Singkarak ditenggelamkan dan dibongkar tim gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar.

Tindakan tegas yang dilakukan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, menjadikan populasi bilih bangkit dan bertambah kembali, sehingga nelayan tradisional sudah mulai mendapatkan hasil tangkapan.

Berkembangnya kembali ikan bilih tersebut, setelah tim gabungan gencar menggelar razia di Danau Singkarak sejak 2019 lalu.

Razia diintensifkan agar ikan bilih tidak mengalami kepunahan. Berdasarkan evaluasi, sejak bagan muncul di Danau Singkarak, populasi ikan turun hingga 80 persen. (hms-sumbar)

TerPopuler