Budidaya Ikan Kerapu Terus Dikembangkan, Perbankan Salurkan KUR -->

Budidaya Ikan Kerapu Terus Dikembangkan, Perbankan Salurkan KUR

Kamis, 25 Juni 2020, 15:15
Budidaya ikan kerapu.

Padang, Rakyatterkini - Di masa tatanan new normal, budidaya ikan kerapu terus dikembangkan di Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Untuk pengembangan, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar terus melakukan pembinaan pada kelompok nelayan, agar bisa menjadi sumber ekonomi yang menjanjikan bagi masyarakat nelayan.

"Budidaya ikan kerapu terus berlanjut dan dikembangkan. Tidak ada halangan, hanya saja ekspornya agak terganggu, "ujar Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar, Ir. Yosmeri, beberapa pekan lalu.

Diakui, perkembangan budidaya ikan kerapu, juga dapat perhatian dari perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR).

BNI terarik penyaluran KUR. Biasanya KUR ini difokuskan pada bidang pertanian dan perdagangan.

Merebaknya virus corona di berbagai penjuru dunia itu, menjadi terhentinya ekspor ikan kerapu ke Hongkong, sebab tidak ada kapal yang menjemput ke Padang.

Selain itu, biasanya kapal untuk membawa ikan kerapu itu akan datang ke Padang, setelah produksi ekspor mencapai 20 ton.

"Itu yang menjadi kendala, sebab ekspor ikan kerapu bisa dilakukan setelah ada kapal yang menjempot ke Padang, "kata Yosmeri.

Budidaya ikan kerapu di Pesisir Selatan itu tersebar di wilayah perairan Mandeh, Kecamatan Koto XI Tarusan, Sungai Nipah, Kecamatan IV Jurai dan Perairan Sungai Bungin Kecamatan Batang Kapas.

Di tiga kecamatan itu, total jaring apung yang dikembangkan masyarakat nelayan sudah mencapai ratusan unit. Paling banyak terdapat di Sungai Nipah, disusul Mandeh dan Sungai Bungin. (hms-sumbar) 

TerPopuler