Madrasah di Tanah Datar Ujian Semester, Siswa SMP Lengkapi Tugas

Madrasah di Tanah Datar Ujian Semester, Siswa SMP Lengkapi Tugas

Jumat, 12 Juni 2020, 17:03
Salahsatu kegiatan siswa madrasah Tanah Datar. (foto ydi)

Batusangkar, Rakyatterkini - Ribuan siswa MTs di Tanah Datar mengikuti ujian semester genap dengan pola pelaksanaan beragam, namun harus dikerjakan di rumah.

Sementara, siswa SMP di Tanah Datar meniadakan ujian semester dan menggantinya dengan  melengkapi penugasan yang telah diberikan.

Dari 48 MtsN /MTs yang menyebar dalam jajaran Kankemenag Tanah Datar bisa memilih pola evaluasi yang tepat dan cocok baginya.

"Evaluasi semester genap tahun ini agak istimewa, yang dikerjakan siswa di rumah diserahkan pada madrasah, baik online, daring, luar jaringan (luring) atau menyerahkan kertas soal pada siswa dan mengantar ke tempat tinggalnya, "kata Kasi Penmad Kankemenag H. Hermi Zuldi, MA saat ditemui di kantornya kawasan Bukit Gombak, Jumat (12/6/2020)

Kasi Penmad didampingi Ketua K3MTs Tanah Datar Ikhwindri mengatakan pola evaluasi ini merupakan kebijakan nasional dalam wabah Covid-19 yang mengharuskan siswa madrasah belajar dan evaluasi di rumah.

Dikatakan, pelaksanaan ujian yang dimulai pada 8-15 Juni, kemudian telah dijadwalkan rapat majelis guru tentang kenaikan kelas siswa pada 19 Juni, dan esoknya penyerahan hasil evaluasi.

Diharapkan evaluasi berkuliatas, tentu diminta siswa tidak membuka buku atau google saat ujian. Walaupun dikerjakan di rumah tanpa pengawasan guru. Namun, butuh pengawasan orangtua, timpal Ikhwindri.

Untuk siswa SMP, Kadis Dikbud Tanah Datar Riswandi bersama Kabid Pembinaan SMP Agusli menyebut masih melaksanakan home learning dengan melengkapi tugas yang diberi sejak dirumahkan selama tiga bulan.

"Siswa SMP tidak melaksanakan ujian semester, nilainya raportnya dari penugasan dan evaluasi sebelum ini," kata Kadis.

Dikatakan Agusli, guru SMP saat ini telah mulai datang ke sekolah sesuai jadwal absen tanggap Covid-19 dengan kegiatan mengoreksi penugasan yang selama ini diberikan pada siswa.

Ditambahkan Kabid, hingga pada 13 Juli nanti dijadwalkan sekolah akan dibuka, itu pun bila keadaan memungkinkan tergantung pada kebijakan nasional nantinya. (ydi)

TerPopuler