Abrasi Pantai Kian Parah, Pemukiman Warga Terancam -->

Abrasi Pantai Kian Parah, Pemukiman Warga Terancam

Sabtu, 20 Juni 2020, 10:50
Abrasi pantai di Desa Nemnem, Sipora Selatan. (foto jaibi)

Mentawai, Rakyatterkini - Abrasi pantai di Desa Nemnem, Sipora Selatan, memerlukan perhatian serius oleh Pemkab Kepulauan Mentawai.

Sebab, abrasi pantai itu telah terjadi sejak 2017 dan sampai saat ini belum ada penanggulangan dari pemerintah.

Kini, berbagai tanaman telah hancur akibat ganasnya gelombang laut yang menghantam bibir pantai.

Pantauan rakyatterkini.com, Jumat (19/6/2020) warga sangat kecewa dengan diamnya Pemkab.

"Kami menilai Pemkab memandang sebelah mata terhadap nasib warga Desa Nemnem, tetapi saya yakin dan percaya pemerintah akan segera mengatasinya, " kata Balsanus.

Ia menjelaskan akibat abrasi banyak tanaman hancur dan dikhawatirkan tak lama lagi pemukiman warga terancam digulung ombak laut.

"Abrasi makin parah, sehingga warga kehilangan tempat tinggal. Walaupun ada lokasi baru tentu melalui proses pembebasan tanah, "jelas Balsanus.

Pengikisan terjadi karena gelombang dan arus laut destruktif. Pengikisan yang demikian menyebabkan berkurangnya daerah pantai mulai dari yang paling dekat dengan air laut karena menjadi sasaran pertama pengikisan. 

Jika dibiarkan, abrasi akan terus menggerogoti bagian pantai sehingga air laut akan menggenang, kita berharap agar ada perhatian khusus oleh pemerintah daerah. (jaibi)

TerPopuler