Bupati Pasbar, Yulianto Tinjau Posko Perbatasan Kinali

Bupati Pasbar, Yulianto Tinjau Posko Perbatasan Kinali

Jumat, 08 Mei 2020, 21:31
Bupati Yulianto memeriksa kendaraan yang melewati perbatasan Pasaman Barat-Pasaman. (foto robbisam)

Pasaman Barat, Rakyatterkini - Bupati Pasaman Barat, Yulianto bersama tim gugus tugas percepatan penanganan covid-19, Jumat (8/5) meninjau posko perbatasan di Kinali.

Walaupun Perbatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid II telah diterapkan di provinsi pada umumnya dan kabupaten Pasaman Barat pada khususnya tetap tidak ada perubahan yang berarti.

Pantauan di lokasi masih banyak terlihat kendaraan datang maupun keluar dari Kabupaten Pasaman Barat. Berbagai jenis kendaraan terlihat, kendaraan pribadi, kendaraan perusahaan maupun mobil umum.

Namun, selama masa pemantauan di lokasi tim gugus tugas percepatan Penanganan virus Corona menyuruh sopir kendaraan putar balik. Karena tidak menyertakan surat surat lengkap sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).

Tim gugus tugas percepatan Penanganan virus Corona juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 Nomor 4 tahun 2020 tentang kriteria perbatasan perjalanan orang dalam rangka percepatan Penanganan virus Corona di Kabupaten Pasaman Barat.

"Kita sudah keluarkan SE Bupati Pasbar tentang kriteria perbatasan perjalanan orang. Tadi kita lihat masih ada beberapa kendaraan yang tidak lengkap membawa surat keterangan yang sudah tertera jelas di SE, semua kendaraan yang lewat wajib membawa surat keterangan, walaupun yang bersangkutan melihat orang tuanya ke Simpang Empat,"papar Bupati Pasbar Yulianto didampingi oleh Koordinator Percepatan Penanganan virus Corona Edi Busti.

Ada beberapa kendaraan yang disuruh putar balik seperti mobil CPO yang dari Kota Padang menjemput minyak ke Pasbar. Sopir tidak bisa menunjukkan surat tugasnya. Kendaraan umum dari Ujung Gading yang tidak lengkap surat tugasnya disuruh balik lagi.

"PSBB ke dua ini lengkapi surat-surat saudara. Seperti mobil CPO lengkapi Surat nya, mobil barang lengkapi surat-surat ditambah dengan surat keterangan negatif Covid dari kesehatan. Kalau mau melihat orang tua tunjukkan surat keterangan berbadan sehat atau negatif Covid, jika tidak lengkap harus putar balik lagi, "kata Yulianto. (Robi)

TerPopuler