Tidak Makai Masker, Pengendara Diminta Balik ke Rumah -->

Tidak Makai Masker, Pengendara Diminta Balik ke Rumah

Selasa, 19 Mei 2020, 22:48
Buat surat perjanjian. (foto ist)

Mentawai, Rakyatterkini - Pengendara sepeda motor tidak bermasker saat melewati Posko Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kecamatan Sikakap, Kepulauan Mentawai diberhentikan dan diminta membuat surat perjanjian akan memakai masker saat keluar rumah.

Menggunakan masker merupakan salah satu bentuk antisipasi pencegahan penularan virus Covid-19, virus yang sangat menakutkan sekarang," kata Ipda Yanuar, Waka Polsek Sikakap, Selasa (19/5/2020).

Ipda Yanuar menyebutkan, sekarang ini sudah berlaku PSBB gelombang kedua, dimana para pelanggar akan ditindak jika tidak mematahui aturan pemerintah seperti tak menggunakan masker atau masih membuat keramaian.

"Sesuai instruksi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai, warga tidak diperbolehkan berkumpul-kumpul di atas lima orang, jaga jarak minimal 1 meter, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan tidak boleh membuat keramaian," katanya.

Sementara Peltu Dwi Wahyono, petugas Kamla Sikakap mengatakan, dalam memutuskan rantai penyebaran penularan Covid-19 dibutuhkan kerjasama semua pihak, terutama sekali kerjasama dengan masyarakat.

"Bagi yang melakukan perjalanan di daerah terjangkit virus Covid 19 wajib melakukan karantina diri selama 14 hari, selama karantina terdapat sakit seperti batuk, flu, tenggorokan sakit atau sesak napas diminta secepatnya berobat ke puskesmas, rumah sakit dan pasilitas kesehatan lainnya," katanya.

Hendra Wijaya, warga Desa Sikakap, menyatakan tak keberatan dengan PSBB dan penindakan yang dilakukan Satgas Covid-19.

“Saya secara pribadi sangat mendukung sekali program pemerintah dalam hal memutus Penyebaran penularan virus Covid-19. Saya mengimbau warga untuk selalu mematuhi instruksi Pemerintah, mudah-mudahan pandemic cepat berakhirnya, sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa," katanya. (jaibi)

TerPopuler