Terlilit Hutang, Tiwuk Nekat Nyolong Emas Tetangga -->

Terlilit Hutang, Tiwuk Nekat Nyolong Emas Tetangga

Kamis, 21 Mei 2020, 09:23
Kapolsek Kebonarum saat menyampaikan keterangan pers. (foto.cahyo)

Klaten, Rakyatterkini - Polsek Kebonarum dan Polres Klaten berhasil mengungkap kasus pencurian emas yang terjadi di rumah korban Sri Widodo, warga Dukuh Dawe, Desa Pluneng Klaten.

Kapolsek Kebonarum, AKP Suyadi mewakili Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, pencurian yang mengakibatkan kerugian korban sekitar Rp40 juta tersebut terjadi pada Minggu (17/5).

Menurut Suyadi, tersangka Tryas Rahayu alias Tiwuk saat kejadian masuk menggunakan kunci rumah korban.

"Pelaku bisa leluasa masuk saat kondisi rumah sepi karena ditinggal korban ke pasar. Sementara anak korban masih ikut kegiatan ronda warga," kata AKP Suyadi.

Kapolsek menambahkan, awal peristiwa terjadi saat tersangka meminjam sepeda motor milik anak korban.

"Ternyata di kunci sepeda motor juga ada kunci rumah korban. Kemudian timbul niat tersangka untuk mengambil emas milik korban yang disimpan di warung," jelas AKP Suyadi.

Lanjutnya, pelaku masuk ke rumah korban lalu membuka kunci pintu belakang yang nanti digunakan masuk untuk mencuri. Lalu tersangka keluar lewat pintu depan dan dikunci kembali.

"Setelah berhasil menggasak emas milik korban, tersangka kemudian mengajak suaminya untuk menjual perhiasan tersebut ke Pasar Beringharjo Jogjakarta," kata AKP Suyadi.

Menurut AKP Suyadi, hasil penjualan emas sebesar Rp40 juta. Uang yang Rp3 juta digunakan pelaku untuk membeli sembako.

Sebesar Rp600 ribu dibagi-bagikan ke orang di jalan dan sisanya Rp36.400.000 disimpan dan selanjutnya setelah ditangkap dijadikan barang bukti.

"Kepada petugas, pelaku mengaku nekat melakukan aksi pencurian untuk menutupi hutangnya," kata AKP Suyadi.

Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3e KUHP tentang Pencurian Dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (cahyo)

TerPopuler