Sepuluh Hari Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Tanah Datar

Sepuluh Hari Tak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19 di Tanah Datar

Jumat, 22 Mei 2020, 18:13
Jubir penanganan Covid-19 Tanah Datar, Roza Mardiah. (foto yusnaldi)

Batusangkar, Rakyatterkini - Sembilan orang warga Tanah Datar yang menjalani tes swab beberapa waktu lalu, hasilnya dinyatakan negatif.

Jubir Penanganan Covid-19 Tanah Datar, Roza Mardiah mengatakan dari hasil pemeriksaan Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand dan hasil uji swab berasal dari 7 orang OTG kontak erat dengan pasien asal Batipuh dan 2 orang OTG kontak erat dengan pasien asal Sijangek Sungai Tarab.

Sementara, untuk 10 sampel swab ODP yang dilakukan beberapa hari lalu masih belum keluar. Hasil ini menunjukan dalam sepuluh hari ini tak ada lagi kasus Covid.

“Kita menunggu hasil uji swab 10 ODP, mudah-mudahan juga negatif seluruhnya,” timpalnya pada pers.

Untuk ini, Roza mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan diskriminasi dan pengucilan terhadap pasien, keluarga dan orang yang kontak erat yang sudah dinyatakan negatif oleh pihak berwenang.

“Jangan sampai terjadi sikap diskriminatif dan pengucilan, dengan telah keluar hasil negatif maka mereka sudah bisa menjalankan aktivitas seperti sediakala, terima dan perlakukan dengan sewajarnya,” timpalnya.

Kemudian ia mengharapkan dalam perayaaan Idul Fitri adamya kesadaran perantau atau pendatang bila ada yabg pulang untuk karantina di rumah selama 14 hari demi kebaikan bersama.

Kemudian, jika ada keluhan seperti demam dan sesak nafas agar memeriksa diri ke puskesmas dan memberi penjelasan yang lengkap dan jujur.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dengan memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun, menghindari kerumunan dan menerapkan sosial distancing.

Sejauh ini kasus positif Tanah Darar sebanyak 10 kasus, di mana 4 orang sudah sembuh, 1 meninggal dunia, 5 dirawat di rumah sakit rujukan dan 1 orang dikarantina. Sementara ODP 10 orang, PDP 1 orang dan notifikasi 576 orang.

Termasuk seorang balita laki-laki umur satu tahun warga Kecamatan X Koto saat itu dinyatakan sembuh, sebagaimana  hasil dua kali swab pasien 06 itu negatif. (ydi)

TerPopuler