Selundupkan Sabu dan Inex ke Lapas Klaten, Wahyu Diciduk Polisi

Selundupkan Sabu dan Inex ke Lapas Klaten, Wahyu Diciduk Polisi

Rabu, 20 Mei 2020, 19:11
Tersangka penyelundupan sabu dan inex ke Lapas. (foto cahyo)

Klaten, Rakyatterkini - Jajaran Sat Resnarkoba Polres Klaten dan Lapas Kelas IIB Klaten berhasil menggagalkan penyelundupan sabu dan inex dengan modus memasukkan ke dalam leher kepala ayam masak yang akan dikirimkan kepada seorang warga binaan.

Penjelasan tersebut disampaikan Kasat Resnarkoba Polres Klaten AKP Mulyanto mewakili Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo saat konferensi pers di Mapolres Klaten, Rabu (20/5) siang.

Menurut AKP Mulyanto, tersangka Wahyu Nugroho Dwi Prayitno bermaksud mengirimkan paket sabu dan inex dengan cara memasukkan paket ke dalam leher kepala ayam masak yang akan dikirimkan ke tersangka Jujuk Hariyanto yang merupakan warga binaan Lapas Kelas IIB Klaten.

Saat pemeriksaan di ruang pendaftaran dan penggeledahan, petugas menemukan paket berisi sabu dan inex. Petugas Lapas akhirnya melaporkan penemuan tersebut ke Polres Klaten, kata AKP Mulyanto.

Setelah mendapat informasi dari petugas Lapas, jajaran Sat Resnarkoba Polres Klaten menemukan barang berupa makanan yang di dalamnya terdapat bungkusan isolasi kain warna coklat.

Ketika dibuka di dalamnya ada potongan plastik bening berisi paketan lakban coklat terbungkus tisu warna putih yang di dalamnya plastik klip berisi serbuk kristal warna putih, jelas AKP Mulyanto.

Polisi menyita barang bukti berupa sabu dengan berat masing-masing 2,82 gram, 1,04 gram, 0,98 gram dan 0,94 gram. Barang bukti lain, plastik klip kecil berisi 4 butir pil warna hijau bentuk menyerupai huruf B dengan berat 1,77 gram.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) Jo Pasal 144 ayat (1) Sub Pasal127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimal Rp10 miliar ditambah sepertiganya. (cahyo)

TerPopuler