Salat Idul Fitri Boleh di Tanah Datar, Ini Ketentuannya

Salat Idul Fitri Boleh di Tanah Datar, Ini Ketentuannya

Rabu, 20 Mei 2020, 19:49
Sekretaris MUI Tanah Datar, Afrizon. (foto ist)

Batusangkar, Rakyatterkini - Masyarakat di Tanah Datar dibolehkan Salat Idul Fitri 1441 H, namun harus mengikuti serangkaian ketentuan.

Diantaranya, tidak diizinkan di lapangan dan hanya dilaksanakan dalam masjid. Kemudian, masjid yang berdekatan dengan akses jalan provinsi, dan nasional tidak dibolehkan.

Demikian juga bagi nagari bertetangga dengan daerah terjangkit Covid-19 juga tidak diziinkan melaksanakan shalat tersebut.

“Masjid atau mushalla yang hendak mengadakan Salat Idul Fitri wajib mengantongi surat pernyataan komitmen kesediaan menjalankan Protab kesehatan pencegahan Covid-19 diketahui wali jorong diserahkan ke wali nagari," ujar Sekretaris MUI Tanah Datar Afrizon.

Pada pers di Posko Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gedung Maha Rajo Dirajo Batusangkar, Rabu (20/5) mengatakan bahwa keputusan ini merupakan maklumat MUI Tanah Datar Tanah Datar Nomor 05.

Kemudian dikuatkan dengan rapat bersama Pemkab, Forkopimda, Kankemenag, Dewan Masjid, PHBI, dinas kesehatan dan Satpol PP dan Damkar.

Afrizon mengatakan dalam penyelengaraan Salat Idul Fitri masyarakat diminta memakai masker, membawa sajadah sendiri, mengindari kontak langsung atau bersalaman.

Untuk masyarakat yang sedang menjalankan masa karantina atau sakit diminta untuk menahan diri rumah.

Dijelaskan, imam dan khatib tidak disarankan dari lokal, bukan berasal dari luar daerah atau luar kecamatan dengan rangkaian yang tak terlalu panjang ini mengindari lamanya masyarakat berkumpul.

Pemkab juga meniadakan Perayaan Hari Besar Islam (PHBI) yang biasanya di pusatkan di lapangan Cindua Mato, juga tidak memperbolehkan takbir keliling. (ydi)

TerPopuler