Ratusan Warga Datangi Polsek Sutera, Minta Laporan Walinagari Tidak Diusut

Ratusan Warga Datangi Polsek Sutera, Minta Laporan Walinagari Tidak Diusut

Kamis, 14 Mei 2020, 16:11
Warga datangi Polsek Sutera, Pesisir Selatan. (foto ist)

Painan, Rakyatterkini - Ratusan warga Kampuang Ampalu, Nagari Gantiang Mudiak Selatan, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat datangi Polsek setempat. Terkait laporan wali nagari atas dugaan perusakkan kantor oleh masyarakat di daerah itu.

Dari pantauan Rakyatterkini.com di lapangan, Kamis (14/5/2020) sekitar pukul 9.00 WIB, terlihat ratusan warga Gantiang Mudiak Selatan Ampalu berbondong-bondong berdiri di depan kantor itu.

Salah seorang warga Orol (45) protes dengan wali nagarinya atas ketidakadilan dan tidak memajangkan di papan informasi siapa penerima dan tidak penerima dan melaporkan pula masyarakatnya ke Polsek Sutera.

Warga meminta kepolisian tidak memproses secara hukum atas dugaan pengaduan dari wali nagari terkait adanya tindakan perusakkan kantor oleh masyarakat beberapa waktu lalu.

"Wali nagari mengadukan masyarakat ke polisi, terkait adanya perusakkan Kantor Wali Nagari, padahal kami tidak ada merusak kantor Wali", sebut Orol (40) kepada Rakyatterkini.com.

Ia menceritakan, sebelumnya pada Senin (11/5/2020) warga mendatangi kantor wali nagari dengan tujuan mempertanyakan persoalan data BLT ke nagari. Namun pihak nagarinya tidak terbuka manjawab pertanyaan masyarakatnya.

Tujuan warga kemarin itu datang ke kantor wali, cuma mempertanyakan soal BLT. Tapi, waktu itu pihak nagari tidak mau menunjukkannya. "Kami menuntut adanya keadilan pembagian dana BLT", ucapnya.

"Kami hanya bertanya, ini terkait Corona, masyarakat butuh bantuan seluruhnya karena sudah terdampak, kenapa masyarakat malah dikadukan", tutupnya.

Sementara, yang tercantum dalam surat panggilan polisi terhadap warga dengan nomor surat B/21/V2020/Sek-Str, perihal permintaan keterangan dengan tujuan klarifikasi, di antaranya
Asni Dewati, Paizi Eka Susanto, Depi Rinaldo, Almasrical, Irwandri, Lidur, Adi Bing Slamet, Dela Oktariani, Desi Midarti dan Mardani. (baron)

TerPopuler