Puskesmas di Agam Siap Melayani Warga yang Terpapar Covid-19

Puskesmas di Agam Siap Melayani Warga yang Terpapar Covid-19

Minggu, 10 Mei 2020, 09:34
Bupati Agam berikan arahan pada tim medis puskesmas. (foto vani)

Agam, Rakyatterkini.com - Puskesmas wilayah Agam siap dan mampu melayani warga yang terpapar tanpa ikut terpapar.

Demikian disampaikan Bupati Agam, Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah saat kunjungannya ke beberapa puskesmas, Sabtu (9/5/2020).

Kunjungan yang dilakukan Tim I itu khusus menyosialisasikan dan melihat proses kerja serta kesiapan puskesmas dalam menangani pasien yang terpapar virus covid-19.

Oleh sebab itu, Indra Catri memastikan dan melihat secara langsung proses penanganan pasien yang terduga terpapar Covid-19.

“Jika petugas tidak melaksanakan protokol kesehatan dalam membentengi diri, tidak memakai APD, tidak sesuai protap dalam bekerja, memiliki kebiasaan yang tidak mematuhi SOP yang berlaku, maka akan mengancam keselamatan petugas itu sendiri dan masyarakat yang dilayani,” katanya.

Berdasarkan pantauan media ini, empat puskesmas yang telah dikunjungi, Puskesmas Maninjau, Puskesmas Matur, Puskesmas Pakan Kamih, Puskesmas Ampek Koto. Perlu beberapa pembenahan dan diperbaiki dalam segi protokol penanganan pasien, peralatan keamanan, bahkan kemampuan petugas dalam menjalankan tugasnya.

Pada puskesmas tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan, diantaranya keselamatan dalam bekerja pagi masing-masing petugas, memiliki APD yang aman, lingkungan yang steril, dan kedisiplinan petugas dalam menerapkan SOP yang baku dalam penanganan warga yang terpapar.

“Hari ini kita memastikan hal itu, agar  bisa menekan dan memastikan tidak ada lagi penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, ” kata Indra Catri.

Bupati Agam menekankan, agar tidak ada lagi tranmisi lokal yang terjadi di tengah masyarakat, dengan melakukan beberapa hal,  tracking terhadap warga yang terpapar virus, dan melakukan pemeriksaan swab, hingga bisa menekan penyebaran virus tersebut.

“Fokus Agam ke depan untuk memastikan tidak adanya transmisi lokal, puskesmas diperkuat, melakukan tracking dan tracing, serta pool test swab terhadap suatu kawasan yang kita anggap sudah terpapar virus, sehingga bisa cepat mengetahui perkembangan penyebaran virus di suatu kawasan,” jelas bupati Agam itu. (Vn)

TerPopuler