Program Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Picu Konflik Baru

Program Bantuan Warga Terdampak Covid-19 Picu Konflik Baru

Jumat, 08 Mei 2020, 14:49
Ilustrasi.

Painan, Rakyatterkini - Warga Koto Taratak, Sutera, Pesisir Selatan berkerumun di depan kantor wali nagari, untuk menunggu pembagian bantuan, Jumat (8/5/2020).

Wali Nagari Koto Taratak, Syafriyon, sampai saat ini masih banyak warga yang ngotot ke nagari minta dimasukan sebagai daftar penerima bantuan. Karena mereka semua merasa sebagai warga terdampak Covid-19.

Belum lagi, ada isu bantuan dari Pemprov itu sudah turun, jadinya warga ramai-ramai menanyakan ke nagari dan ke kecamatan.

Kini, pemerintah mengeluarkan kebijakan pergeseran atau pengalihan Dana Desa (DD) untuk bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Dikatakan, warga yang harus diberi BLT dari pos anggaran DD itu ternyata harus memenuhi 14 kriteria miskin sesuai ketentuan pemerintah, bukan untuk warga miskin baru akibat Covid-19.

Jika harus mengacu pada kriteria penerima BLT itu, ya susah. Soalnya warga yang benar-benar miskin di nagari kami itu, rata-rata sudah masuk dalam daftar program penerima bantuan sebelumnya.

Sekarang, warga yang miskin baru akibat Covid-19, rata-rata tidak memenuhi kriteria. (baron)

TerPopuler